Suara.com - Transgender Mayang Prasetyo, alias Febri, yang tewas dimutilasi pasangannya Marcus Peter Volke (28) ternyata pernah berprofesi sebagai pekerja seks komersial kelas atas yang menjajakan diri melalui laman jejaring sosial.
Dilansir dari The Courier-Mail, Mayang alias Febri WNI asal Lampung, itu menentukan tarif 500 dolar Australia, atau sekitar Rp6 juta untuk layanan selama satu jam.
Mayang mencantumkan diri di jejaring sosial sebagai “transgender Asia bertubuh molek.”
Dia melakukan pekerjaan itu untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya di Lampung. Dalam sebuah wawancara, ibunda Mayang mengakui kalau uang yang dikirimkan juga buat membantu biaya sekolah kedua adiknya.
Profesi sebagai PSK dengan jejaring internasional itu dilakoninya pada 2011 lalu. Tidak disebutkan apakah saat itu dia sudah bertemu dengan pasangan Marcus dan tinggal di Australia.
Mayang dimutilasi dan direbus oleh Markus Peter Volke warga Australia di apartemen mereka di Teneriffe, Brisbane, Queensland.
Ketika akan ditangkap polisi, pelaku melarikan diri kemudian bunuh diri di dekat sebuah tong sampah yang berjarak sekitar 100 meter dari TKP. Pelaku dan korban sama-sama bekerja sebagai chef atau koki di kapal pesiar. Korban berasal dari Melbourne dan baru pindah sementara ke Brisbane sekitar 6 bulan lalu.
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) telah berkoordinasi dengan polisi Brisbane yang sedang melakukan investigasi, namun hasilnya belum final. KJRI Sydney juga sedang berkoordinasi dengan KJRI Melbourne tentang detail informasi mengenai pembunuhan Mayang Prasetyo. (Couriermail/news.com.au)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Hari Ini 2 April, Termasuk Jateng DIY
-
Damkar Kota Bekasi: Kebakaran SPBE Cimuning Diduga Imbas Arus Pendek Listrik
-
Gempa M 7,6 di Sulut - Malut, Getarannya Terasa hingga Gorontalo
-
Gempa M 7,6 Guncang Sulut - Malut, 2 Warga Manado Jadi Korban
-
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Luka Bakar hingga 70 Persen
-
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Warga Terdampak Didata
-
Gudang Elpiji di Bekasi Meledak dan Terbakar, Warga Panik Berhamburan
-
Usai Akui Ijazah Jokowi Asli, Pelapor Sepakat RJ Rismon, Kasus Segera SP3?
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan