Suara.com - Seorang bocah yang baru berusia 4 tahun kedapatan ‘menyelundupkan’ 250 kantung heroin ke tempat penitipan anak. Peristiwa ini terjadi di Delawar, sebuah distrik di Pennsylvania, Amerika Serikat.
Bocah perempuan itu membawa 250 kantung heroin yang diberi label “Slam.” Ketika tiba di tempat penitipan anak, sang bocah yang tidak tahu bahwa kantung itu berisi heroin langsung membagikan kepada teman-temannya.
Ternyata, bocah itu menyangka kantung tersebut berisi permen. Kantung heroin itu milik ibunya, Ashley Tull (30 tahun). Sang ibu mengaku tidak sengaja memberikan kantung tersebut kepada putrinya itu.
Seharusnya, Ashley memberikan kantung yang lain kepada anaknya untuk dibawa ke sekolah. Kini, Ashley harus berurusan dengan pihak berwajib dengan dakwaan penyebaran obat-obatan terlarang.
Meski tidak ada satu pun kantung berisi heroin itu yang dibuka, semua anak-anak di tempat penitipan itu dilarikan ke rumah sakit untuk berjaga-jaga. Alicia, kakak Ashley mengaklaim, kantung heroin itu merupakan milik seorang sahabat.
Polisi masih menginvestigasi kasus ini. Dalam pembelaannya, Ashley mengatakan, membawa 250 kantung heroin ke sekolah jauh lebih menyenangkan dibandingkan membawa apel. (DelawareOnline)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas