Suara.com - Miris. Seorang bocah delapan tahun asal Nagahama, Prefektur Shiga, Jepang, dirantai dan disiksa oleh orangntuanya sendiri, Yasuna Miyajima, 32, dan istrinya Akane, 27.
Kejadian ini terungkap ketika teman korban datang mengunjungi rumah, pada Rabu (8/10/2014) lalu.
Lantaran tak ada yang menjawab, usai mengetok pintu, teman korban pun memutuskan untuk mengintip kondisi dalam rumah lewat jendela.
Dia pun tercengang hebat begitu mendapati korban tengah dirantai di ruang tamunya sendiri.
"Saksi kemudian melapor kepada kami. Dan benar saja begitu kami mendatangi rumah, kami melihat korban sedang dirantai," kata pihak kepolisian, seperti dikutip dari Japantoday, Jumat (10/10/2014).
Korban, kata polisi, mengaku sudah dirantai selama delapan jam. Dia hanya disediakan pispot oleh ayahnya agar dapat buang air.
"Kami pun langsung menangkap kedua orangtua korban begitu mereka kembali ke rumah," ujar polisi melanjutkan.
Sementara itu, guru korban mengungapkan bahwa pihaknya pernah menemukan luka memar dan bakar di lengan korban.
"Kami sudah memberitahukan kejadian ini kepada Pusat Kesejahteraan Anak," kata pihak sekolah.
Ditemui terpisah, pihak Pusat Kesejahteraan Anak mengaku pernah beberapa kali mengunjungi kediaman korban, begitu laporan diterimanya.
Tapi, mereka tidak menemukan sesuatu yang ganjal dari korban. "Pada Juli kami mengunjungi korban, tapi tidak menemukan apa pun yang luar biasa. Agustus kami juga datang lagi, tapi tidak ada satu pun orang di rumah," kilahnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Baru Ada di Jakarta dan Jogja, Menkes Dorong Layanan Transplantasi Hati Hadir di 34 Provinsi
-
Menang Praperadilan, Kuasa Hukum Andrie Yunus Desak Polda Metro Jaya Tarik Berkas dari Puspom TNI
-
Pakar UMY Soroti Respon Seskab Teddy ke Dino: Waspada Diksi yang Picu Tafsir Liar!
-
Gerindra Sebut Keakraban Prabowo dan Megawati Sebagai Simbol Persatuan Hadapi Tantangan Global
-
Habiburokhman Puji Keakraban Prabowo-Megawati, Bandingkan dengan Dino Patti Djalal
-
Kecelakaan Pesawat T-34 Taiwan, Kegagalan Simulasi Mesin Tewaskan 2 Pilot Militer di Kaohsiung
-
Malaysia Kutuk Pengibaran Bendera Israel di Masjid Al-Aqsa, Desak PBB Tindak Rezim Zionis
-
Mikroba Bawah Tanah Ditemukan Mampu Atasi Krisis Iklim, Bagaimana Caranya?
-
122 Prodi di Kampus Negeri dan Swasta Ditutup Sepanjang 2026, Menteri Brian Ungkap Alasannya
-
Pemerintah Anugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Kepada Enam Tokoh