Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo secara terbuka menawarkan kursi kabinet bagi partai-partai koalisi pendukung Prabowo Subianto yang ingin membelot ke kubunya.
Tawaran itu bahkan diutarakan Jokowi, sapaan akrab Joko, di hadapan Setya Novanto dari Partai Golkar dan Zulkifli Hasan dari PAN, yang merupakan dua partai utama penyokong Prabowo di pemilihan presiden Juli silam.
Jokowi memang baru saja bertemu Setya yang kini Ketua DPR dan Zulkifli, Ketua MPR, bersama Ketua DPD Irman Gusman di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/10/2014).
Menurut Jokowi, pihaknya saat ini sudah tidak memiliki masalah apapun dengan sejumlah parpol yang sebelumnya mendukung Prabowo-Hatta pada Pilpres 2014 lalu. Jadi tak ada salahnya jika dia mengajak mereka masuk dalam jajaran kabinetnya.
"Mestinya kalau sudah gabung langsung masuk kabinet," kata Jokowi.
Sementara itu, Setya Novanto juga mengaku pihaknya sudah menerima dengan legowo kehendak rakyat yang mengingkan Jokowi dan Jusuf Kalla sebagai pemimpin Indonesia di lima tahun mendatang.
Berita Terkait
-
Jokowi Terapkan Politik Meja Makan Untuk Sinergi dengan DPR
-
Ketua DPR: Kalau Program Pemerintah Tidak Sesuai, Kita Luruskan
-
Jokowi Gelar Pertemuan Tertutup dengan Pimpinan Tiga Lembaga Tinggi Negara
-
Politik Terus Bergejolak, CT: Pasar Bisa Berhenti Bekerja
-
Setya: Komisi di DPR Harus Jalin Hubungan Baik dengan Pemerintah
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara