Suara.com - Pihak kepolisian masih menyelidiki pembunuhan balita bernama Jason Simanjuntak (3,5), warga Bintara, Bekasi Jawa Barat. Polisi menduga pembunuhan dilakukan oleh pembantu rumah tangga yang bekerja di rumah korban.
Jason tewas kehabisan darah akibat luka sayatan benda tajam di urat nadi pada Selasa pukul 00.30 WIB, kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Jakarta, Selasa (21/10/2014).
Rikwanto menjelaskan, pelaku yang diduga melakukan pembunuhan adalah pembantu rumah tangga bernama Sutinah (20) yang baru bekerja selama 10 hari di rumah korban. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengejaran karena pelaku berhasil melarikan diri.
"Pelaku masih dalam pencarian dan penyidik mencoba mendalami pihak yang berkaitan yakni pacar pelaku bernama Yadi," kata Rikwanto.
Berdasarkan penelusuran, lanjut Rikwanto, Sutinah bekerja atas rekomendasi dari nenek korban. Selain itu, pihak kepolisian juga belum menyimpulkan motif pembunuhan tersebut.
"Berdasarkan keterangan saksi, Sutinah pernah bilang kalau korban sering rewel namun itu bukan alasan bagi Sutinah melakukan penganiayaan," kata Rikwanto.
Selain itu Rikwanto berpesan kepada seluruh masyarakat yang menggunakan jasa pekerja rumah tangga agar memiliki data lengkap tentang pribadi mereka sehingga mudah ditelusuri jika terjadi tindak kejahatan.
"Kalau menerima pembantu rumah tangga harus jelas, lihat KTP-nya, dan cari tahu orang terdekat yang bisa dihubungi," kata Rikwanto. (Antara)
Berita Terkait
-
Cegah Terulang Kasus Batita Dianiaya, Pemerintah Harus Perbanyak Pelatihan Pengasuhan di Daycare
-
Fakta di Balik Aksi Keji Bos Daycare Meita Irianty: Kaki Bayi Miring hingga Jeritan Tangis Anak Saban Hari
-
Pasang Badan! KPAI Siap Beri Pendampingan Bayi MI Korban Penganiayaan di Daycare Depok
-
Banting Anak Pacarnya hingga Tewas Gegara BAB, Pria Penganiaya Bayi di Kalibata City Terancam 15 Tahun Bui
-
Biadab! Bayi Dianiaya hingga Histeris, Badannya Dilempar Berkali-kali ke Kasur
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat