Suara.com - Jika Anda menyisir Youtube, mudah sekali menemukan video aksi bocah-bocah belia bertalenta luar biasa yang piawai memainkan alat musik. Agak berbeda dari mereka, anak yang satu ini, selain jago bermain musik, juga diyakini sebagai anak termuda peraih gelar diploma musik.
James Chen namanya. Bocah berkacamata asal Ingleby Barwick, Inggris, ini pandai sekali bermain piano. Seperti sudah di luar kepala, karya-karya klasik gubahan komposer besar seperti Chopin, Beethoven, Mozart, dan Rachmaninoff dapat ia mainkan dengan sempurna.
James belajar bermain piano sejak berusia enam tahun. Meski hanya berlatih selama lima menit setiap harinya, James cepat beradaptasi dengan alat musik yang rumit untuk dimainkan itu.
Empat tahun menekuni piano, James meraih gelar diplomanya dalam bidang musik. Ia berlatih keras selama sekitar satu jam untuk mengejar gelarnya itu. Diploma itu ia peroleh tak berapa lama setelah dirinya merayakan hari ulang tahunnya yang ke sebelas.
Ujian untuk meraih Diploma itu tak bisa dibilang mudah. James harus menggelar resital piano selama 35 menit, disertai dengan ujian membaca tingkat enam tanpa persiapan sama sekali.
"Selama empat tahun ini saya banyak berlatih. Saya ikut beberapa konser dan kompetisi dan dapat banyak trofi," kata James seperti dikutip Express.
"Saya sangat menyukai musik. Jika Anda tidak bisa bicara, Anda dapat selalu mengekspresikan diri Anda lewat musik," lanjut James.
"Jika Anda gembira Anda bisa memainkan nomor yang riang, namun jika Anda sedih bisa memainkan musik yang melankolis. Itu menunjukkan perasaan sang komposer ketika mereka sedang menulisnya," ujar James.
Ternyata, talenta James juga dimiliki sang adik, Jeremy. Bocah berusia 9 tahun itu juga menunjukkan skill bermain piano yang cukup menjanjikan pula.
Menurut sang ibu, Xiaoyu, ia tidak tahu dari mana kedua anaknya dapat warisan bakat bermusik. Si ibu mengungkap, tidak ada anggota keluarga yang pandai bermain musik.
"Orang-orang mungkin bilang James jenius, tapi bagi saya, ia hanya anakku. Mereka seperti anak kebanyakan, mereka sering berkelahi satu sama lain, naik sepeda seperti anak-anak lain seusia mereka," kata Xiaoyu.
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU