Suara.com - Suryadharma Ali (SDA) menyatakan akan menggelar Muktamar pada tanggal 30 Oktober 2014 mendatang. Muktamar akan dihadiri seluruh pengurus partai mulai Dewan Pimpinan Pusat (DPP) hingga Dewan Pengurus Cabang (DPC).
"Peserta muktamar yang akan datang semua pengurus PPP, baik itu pada tingkat DPP, DPW, dan DPC, baik itu yang hadir di Surabaya maupun tidak," jelasnya.
SDA juga menyatakan, muktamar akan dilaksanakan di Hotel Sahid, Jakarta Pusat. Muktamar itu menurut SDA tidak seperti muktamar di Surabaya yang hanya dihadiri oleh beberapa pengurus wilayah dan cabang.
Dengan demikian muktamar yang dilaksanakan di Hotel Sahid Jakarta Pusat tersebut tidak seperti muktamar yang terjadi Surabaya pada tanggal 15 Oktober lalu, dimana hanya dihadiri oleh beberapa penguris wilayah dan cabang saja.
Seperti diketahui, perseteruan yang terjadi di kubu internal PPP sudah lama terjadi. Saling klaim terus terjadi, hingga yang terakhir kubu Romahurmuziy dan Emron Pangkapi menggelar muktamar di Surabaya pada tanggal 15 Oktober lalu.
Oleh karena itu, pada muktamar yang digelar pada tanggal 30 Oktober mendatang, PPP akan mengundang tokoh-tokoh Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) serta Presiden Jokowi untuk memberikan masukan. [Nikolaus Tolen]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan
-
Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli
-
Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta
-
Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi
-
Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital
-
KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI