Suara.com - Keamanan Gedung Putih, kediaman Presiden Amerika Serikat (AS) kembali bobol. Seorang lelaki tak dikenal tiba-tiba melompati pagar halaman Gedung Putih pada hari Rabu (22/10/2014) malam sekitar pukul 19.15.
Sesaat setelah menginjakkan kaki di pekarangan Gedung Putih, si lelaki langsung diserang anjing penjaga sebelum akhirnya diringkus Dinas Rahasia AS, pasukan pengawal presiden negeri Abang Sam. Menurut juru bicara Dinas Rahasia Edwin Donovan, si penyusup diketahui bernama Dominic Adesanya, (23), warga Bel Air, Maryland. Donovan mengungkap, Dominic tidak membawa senjata saat ditangkap.
Sebuah video memperlihatkan bagaimana agen Dinas Rahasia mengepung si lelaki di halaman bagian utara Gedung Putih. Saat insiden berlangsung, Gedung Putih ditutup selama 90 menit. Dalam video tampak si penyusup sempat memukul salah satu anjing yang menyerangnya.
"Dua anjing milik Dinas Rahasia dibawa ke dokter hewan untuk dirawat atas cedera yang dialami saat insiden," kata Donovan.
Si lelaki, lanjut Donovan, kemudian ditahan oleh tim Divisi K-9 Berseragan (tim anjing pelacak) dan Petugas Divisi Berseragam. Lelaki itu lalu dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan.
Sekitar sebulan lalu, Gedung Putih juga kedatangan 'tamu tak diundang'. Seorang lelaki bersenjatakan pisau melompati pagar dan berhasil masuk ke dalam kediaman Presiden. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan
-
Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih
-
Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total
-
Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
Polda Metro Larang Bundaran HI Jadi Lokasi Demo Mahasiswa, Minta Dialihkan ke Patung Kuda dan DPR
-
Program MBG Boros Rp1 T per Bulan, Pengamat: Mereka Memperhitungkan Ini untuk Investasi Pemilu 2029
-
Massa Mahasiswa Diadang Rantis ke Bundaran HI, Sempat Terjadi Aksi Dorong
-
Bantah Kenal Pejabat Bea Cukai, Heri Black Akui Pernah Urus Kontainer Blueray
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
WALHI 'Semprot' Pemprov DKI: Bukannya Perluas Akses Transportasi Umum, Malah Naikkan Tarif
-
Heri Gunawan dan Istri Kompak Mangkir dari Pemeriksaan Kasus CSR BI-OJK, KPK Bakal Panggil Paksa?
-
Potensi Chaos di Depan Mata? Sosiolog UGM Soroti Krisis Kepercayaan pada Negara
-
Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah
-
Buntut Vonis Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, DPR Respons Desakan Revisi UU Peradilan Militer