Suara.com - Ketua DPR Setya Novanto menegaskan, pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan bisa dipilih dan terbentuk meskipun fraksi yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) belum menyetorkan nama.
Dalam Koalisi tersebut, tergabung Fraksi PDIP, Hanura, NasDem dan PKB ditambah PPP yang bergabung belakangan dengan poros KIH.
"(Tetap) Bisa dilakukan," kata Setya di DPR, Jakarta, Senin (27/10/2014).
Dia berharap, kelima partai tersebut dapat mengirimkan nama-nama pada hari ini agar parlemen bisa segera bekerja dan tidak mengganggu pembentukan Komisi dan alat kelengkapan dewan.
"Saya sudah minta pimpinan dan fraksi-fraksi. Karena rakyat sudah menunggu. Apalagi yang menyangkut baleg (badan legislative). Karena itu juga menyangkut masalah penggajian tenaga-tenaga ahli," tegasnya.
Sebelumnya koalisi KIH sengaja menunda pengiriman nama-nama anggota komisi dan alat kelengkapan dewan.
Adapun alasan penundaan antara lain terkait soal perebutan pimpinan komisi menunggu sampai susunan kabinet diumumkan.
KIH berkeras mendapatkan bagian kursi pimpinan Komisi dengan cara pembagian proporsional musyawarah, dan tidak dengan jalan pemungutan suara (Bagus Santosa)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan
-
KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi