Suara.com - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), Muhammad Hanif Dhakiri menyatakan dirinya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah ruangan Kemenakertrans untuk memastikan sistem di kementeriannya bekerja degan baik.
"Ya saya hanya memastikan bahwa sistem yang ada di kementrian ini bekerja dengan baik untuk kepuasan stakeholder dari Kementerian Tenaga Kerja," ucap Hanif usai sidak di Gedung Kemenaker, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (28/10/2014).
Hanif mengaku setelah melakukan sidak, dirinya dapat mengetahui tolok ukur antara staf dan para pegawai yang sebelumnya telah berkerja di bawah pimpinan Muhaimin Iskandar.
"Target konkritnya adalah kepuasan konsumen, kira-kira di dunia swasta dari Kementrian Tenaga Kerja itu, dan di sini saya mencoba untuk kunjungi teman-teman berbagai unit itu semua," jelas Hanif.
Diketahui, Hari ini Hanif melakukan sidak ke sejumlah ruangan di antaranya ruangan Pembinaan Hubungan Industrial (PHI) yang berada di lantai 8 dan ruangan Pelayanan Tenaga Kerja Asing.
Ketika sidak ia juga ditemani oleh Dirjen PHI Irianto Simbolon dan Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja, Kementrian Ketenagakerjaan, Rena Usman. [Bowo Raharj0]
Berita Terkait
-
KPK Dalami Keterlibatan Eks Menaker Hanif Dhakiri di Kasus Pemerasan RPTKA
-
KPK Sebut Pemerasan Pengurusan RPTKA Sudah Terjadi Sejak Hanif Dhakiri Jabat Menaker
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Hanif Dhakiri Sebut Kelakar Prabowo Soal PKB Harus Diawasi' sebagai Humor Politik yang Sehat
-
Komisi XI: Pidato Ambisius Presiden harus Menjadi Nyata, Realistis, dan Berpihak kepada Rakyat Kecil
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah
-
Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan
-
Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional
-
Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong
-
Fix Tutup! Disparekraf DKI Cabut Izin B-Fashion dan The Seven Terkait Narkoba
-
Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!
-
Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar
-
Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah
-
96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga
-
DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN