Suara.com - Mursidah yang adalah juga ibunda dari pelaku kasus penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui media sosial Facebook, Muhammad Arsyad, tiada henti-hentinya memuji sosok Jokowi. Menurutnya, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut merupakan sosok yang sangat baik hati dan berwajah rupawan alias ganteng.
"Aduh, senang sekali pada saat bapak datang menemui kami di Istana. Dia itu Presiden, ganteng, udah itu hatinya baik sekali," puji Mursidah, ketika ditanya komentarnya soal pertemuan di Istana dengan Jokowi, di rumahnya di RT 009/RW 01, Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Senin (3/11/2014).
Mursidah juga mengatakan bahwa kedatangannya ke Istana merupakan suatu hal yang istimewa, sebab menurutnya, tidak semua orang bisa bertamu ke kediaman orang nomor satu RI tersebut. Dia pun merasa dirinya orang paling beruntung, karena meskipun dirundung duka cita dari kasus yang menimpa anaknya, dia malah bisa bertemu Presiden dan dimaafkan.
"Sangat senanglah, mas. Bisa jalan-jalan di Istana. Kan tidak semua bisa ke sana, apalagi kita rakyat biasa ini. Saya sangat beruntung karena bisa ke sana, dan juga anak saya dimaafkan. Bapak (Jokowi) dan Ibu (Negara) memang sangat baik," tambahnya.
Seperti diketahui, sejak putranya Arsyad tersandung kasus, Mursidah tiada henti-hentinya berseru untuk meminta maaf kepada Presiden RI. Bahkan dia mengaku rela bersujud di depan kaki Jokowi, sampai anaknya dimaafkan.
Namun itu tidak terjadi, karena saat mereka bertemu, keinginannya ditolak oleh mantan Wali Kota Solo tersebut. Jokowi memilih untuk memaafkan saja anak Mursidah. Hari ini, penahanan Arsyad pun ditangguhkan oleh Kepolisian RI (Polri) berkat surat dari Presiden Jokowi. [Nikolaus Tolen]
Berita Terkait
-
Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi
-
Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan
-
Projo Bicara Soal Kesehatan Jokowi, PSI Langsung Buka Suara
-
Pengamat Sebut Akan Bawa PSI ke Senayan, Agenda Jokowi Keliling Indonesia Bukan Silaturahmi Biasa
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Ketum PRIMA Nilai Pidato Presiden Tegaskan Arah Baru Pembangunan Nasional Berbasis Ekonomi Pancasila
-
TAUD Minta Hakim Praperadilan Nyatakan Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke POM TNI Tak Sah!
-
Prabowo Persilakan DPR hingga Kepala Daerah Cek Dapur MBG: Temuan Penyimpangan Langsung Ditindak
-
Pengamat Soroti Komunikasi Pemerintah, Optimisme Tak Nyambung dengan Realitas Rakyat
-
Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan
-
Anggaran MBG Dipangkas, JPPI Minta Dana Pendidikan Fokus untuk Sekolah Rusak dan Guru
-
Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara
-
Menlu Ungkap Kendala Pembebasan 9 WNI di Israel: RI Pakai Jalur Turki, Yordania, dan Lembaga HAM
-
Menlu Sugiono: Penangkapan 9 WNI Misi Gaza oleh Israel Adalah Pelanggaran Kemanusiaan
-
Prabowo Ungkap Pernah Dibantu Megawati saat Masih 'Luntang-Lantung'