Suara.com - Menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak yang akan diumumkan Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat, internal PDI Perjuangan tidak kompak. Ada sebagian kader yang menolaknya.
Hal itu dibenarkan oleh politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari saat dimintai konfirmasi oleh suara.com, Selasa (4/11/2014). "PDI Perjuangan terbelah," katanya.
Dikonfirmasi soal kabar bahwa Presiden Jokowi akan menaikkan harga sebelum menghadiri KTT APEC di Beijing yang akan diselenggarakan pada 10-11 November 2014 , Eva mengatakan belum tahu.
"Belum dengar. Soal itu," katanya.
Ketika ditanya soal perkiraan angka kisaran kenaikan harga BBM, Eva juga mengaku belum tahu.
"Aku ra ngerti," kata dia.
Kabarnya, strategi kenaikan BBM yang kemungkinan ditempuh pemerintah adalah dengan langsung pada kisaran harga tertinggi dan dilakukan satu kali saja ketimbang secara bertahap. Hal ini untuk meminimalisir reaksi masyarakat tidak berkepanjangan. Menanggapi hal itu, Eva mengatakan strateginya belum diputuskan.
"Belum putus. Termasuk bagaimana strategi menaikannya," ujar Eva.
Ditanya apakah peluncuran tiga "kartu sakti" yang dilakukan Presiden Jokowi pada Senin kemarin merupakan salah satu strategi untuk mengantisipasi reaksi masyarakat terkait rencana kenaikan harga BBM, Eva Sundari mengatakan tidak tahu pasti apakah itu bagian dari pra kondisi.
"Tiga kartu itu kan sudah dikampanyekan dari dulu. Ini dirilis untuk buktikan, apa yang sudah dijanjikan kampanye dulu. Jadi, itu timing-nya dipakai sekarang supaya rakyat tidak nagih terus. Tapi belum ada, apakah ini sebagai pra kondisi," ujar Eva Sundari.
Tag
Berita Terkait
-
Bahlil Ungkap Rencana Pemerintah Stop Impor BBM pada 2027
-
ESDM Wajibkan SPBU Swasta Beli BBM Solar dari Kilang Pertamina Mulai Tahun Ini
-
Harga Mobil Toyota Agya Bekas Terbaru 2026, City Car yang Irit BBM
-
Tak Lagi Sekali Setahun, Kuota Impor BBM Swasta Kini Dievaluasi Periodik
-
Bahlil Deklarasikan Dirinya Sebagai Menteri Anti Impor
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Menteri PPPA Tegas Soal MBG: Hak Anak yang Tak Boleh Dilanggar
-
Mendagri Dorong Percepatan Relokasi Warga dan Penguatan Tata Ruang Pascabencana Longsor
-
BMKG: Pagi Hari Jakarta Bakal Diguyur Hujan
-
Cegah Risiko Keamanan Pangan, BGN Minta SPPG dan Sekolah Sepakati Aturan Konsumsi MBG
-
Mengenang Capt. Andy: Pilot Senior yang Gugur dalam Tugas, Sosok Loyal dengan Selera Humor Tinggi
-
Baru Tiba dari Luar Negeri, Prabowo Langsung Kumpulkan Menteri di Hambalang
-
Mayat Wanita Membusuk di Kali Pesanggrahan, Suami Histeris di TKP, Ada Apa?
-
Seskab Ungkap Percakapan Prabowo dan Zidane di Swiss, Bahas Rencana Besar?
-
Badan Geologi Ingatkan Longsor Susulan Masih Mengintai Cisarua, Ini Pemicunya
-
Percepatan Relokasi dan Tata Ruang Aman Jadi Fokus Mendagri Pascabencana