Polisi Israel menangkap seorang seniman perempuan yang mengunggah video berisi adegan tak senonoh ke internet. Dalam video tersebut, si seniman buang air besar di atas sehelai bendera Israel.
Seniman perempuan tersebut bernama Natali Cohen Vaxberg. Natali memang sudah terkenal kerap melakukan aksi serupa sebelumnya. Natali ditangkap pada hari Minggu (2/11/2014) dan dikenai status tahanan rumah di Tel Aviv sampai hari Rabu, 4 November mendatang. Status tahanan rumah diberikan karena Natali mencemarkan simbol kenegaraan.
Menurut seorang juru bicara kepolisian, pihak berwenang tengah mempertimbangkan untuk menjerat Natali dengan pasal hukum. Video berjudul S**t instead of blood yang ia unggah ke Youtube memperlihatkan Natali sedang buang kotoran di atas bendera Israel. Tak cuma Israel, Natali juga melakukan aksinya terhadap bendera Palestina dan negara-negara di kawasan Timur Tengah, Eropa, dan Amerika.
Video tersebut disertai pula dengan iringan musik klasik gubahan komposer Frederic Chopin. Sebelumnya, Natali juga pernah membuat kontroversi lewat sebuah video yang ia filmkan di museum Holocaust Yerusalem. Di video tersebut, perempuan yang merupakan aktivis sayap kiri itu mengatakan bahwa holocaust (pembantaian bangsa Yahudi oleh Nazi) adalah hal terbaik yang pernah dialami Yahudi. Sebab, menurutnya, hal itu merupakan pangkal dari terciptanya Israel dan penganiayaan terhadap Palestina. (Al Arabiya/AFP)
Berita Terkait
-
'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel
-
Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya
-
Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara
-
Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung
-
Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan
-
'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel
-
Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid
-
Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'
-
Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB
-
Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk
-
Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito
-
Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang
-
Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi
-
Bongkar LHKPN AKP Deky: Kasat Narkoba yang Dipecat karena Beking Bandar Ternyata Punya Harta Rp1 M