Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, dalam akun Facebooknya pada Kamis (6/11/2014) menuliskan isi hatinya tentang beberapa hal yang dianggap pribadi.
Dalam tulisan panjang bertajuk "Kehidupan Pribadi Saya", Menteri Susi memulai dengan menulis "Mengapa media lebih suka kehidupan pribadi saya? Tato saya? Kebiasaan merokok?"
Terutama soal rokok, Susi mengulasnya lebih panjang. Termasuk ketika fotonya sedang merokok di Istana Kepresidenan, setelah ia diperkenalkan sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan oleh Presiden Joko Widodo, beredar luas di media massa.
"Jadi, sesudah pengumuman di istana, after that big moment, saya cuma ingin sendiri," cerita Susi.
"Saya cari tempat agak mojok, di sudut. Lelah, ingin merokok. Beberapa media mengikuti. Saya sudah minta media jangan diambil gambar dong. Saya enggak mau kasih contoh merokok. Just give me a break. Sebentar. Jangan dimuat ya," ia menjelaskan.
"Eh dimuat. Rame kan. Media nakal-nakal ya?" imbuh Susi.
Di tempat lain dalam tulisan itu, Susi menulis tentang cerita seorang wartawan tentang kenalannya yang kesulitan menjawab pertanyaan anaknya yang baru berumur 10 tahun, ketika melihat berita TV soal Menteri Susi merokok.
"Smoke is not good," jawab Susi, "I've tried to quit. But not easy. I will try."
(Merokok tidak baik. Saya sudah mencoba untuk berhenti. Tetapi tidak mudah. Saya akan mencoba.")
Dalam bagian lain tulisan itu, Susi bercerita tentang nasehat dari salah satu tokoh senior Jawa Barat yang dia hormati, Solichin GP yang akrab disapa Mang Ihin.
Mang Ihin, beber Susi, adalah sahabat yang sudah dikenal Susi sejak baru merintis usaha di Pangandaran, Jawa Barat. Mang Ihin adalah salah satu tokoh yang pada pelantikan menteri di Kabinet Kerja kemarin ikut mengantar Susi ke Istana.
Uniknya, ketika bersiap-siap ke Istana, Mang Ihin sempat menasehati Menteri Susi soal kebiasaannya merokok.
"Kamu itu jangan merokok. Saya tuh sudah perhatikan, orang yang merokok itu, matinya susah. Pake sakit," tulis Susi, menirukan ucapan bekas Gubernur Jawa Barat itu.
"Saya tidak menjawab. Saya hanya tersenyum melihat Mang Ihin, sosok yang saya anggap sebagai senior, kawan baik, dan yang dituakan," tulis Susi.
Pada akhirnya Susi punya pesan khusus kepada media dan publik pada umumnya.
"Mengapa yang dikorek-korek selalu masalah pribadi saya? Tolong disampaikan, media please help me, instead of bullying me. Help me to do my job," pinta Susi.
Berita Terkait
-
Rekaman Detik-detik Menteri Trenggono Ambruk Saat Upacara Penghormatan Korban Pesawat ATR
-
Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
-
Menteri KKP: Tiga Personel PSDKP Hilang di Balik Kabut Maros
-
Benteng Terakhir Pesisir: Mengapa Zona < 1 Mil Harus Dilindungi Total
-
Susi Pudjiastuti Minta Wamenag Laporkan Gus Elham ke Polisi, Netizen Setuju
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Prabowo: Setiap Kali Mau Berantas Korupsi, Kelompok 'Garong' Serang Balik Pakai Kerusuhan
-
Di Istiqlal, MUI Ingatkan Perusak Lingkungan Adalah Kejahatan Besar di Mata Al-Qur'an
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim