Suara.com - Misteri tentang seekor lumba-lumba yang mati di kompleks perumahan di Tarring, West Sussex, Inggris akhirnya terungkap. Ahli binatang mengungkapkan, lumba-lumba itu mati karena kelaparan dan hypothermia karena terlalu banyak mengeluarkan energi saat bercinta.
Lumba-lumba itu ditemukan di sebuah kolam dengan keadaan berdarah-darah. Binatang mamalia dengan panjang 4 kaki itu kemungkinan terdampar dari pantai.
Rob Deaville dari Cetacean Strandings Investigation Programme mengatakan, tubuh lumba-lumba laki-laki itu masih dalam keadaan hangat. Kemungkinan, lumba-lumba itubaru mati dua hari sebelum ditemukan oleh warga.
“Penyebab kematian adalah kelaparan dan hyporthemia. Lumba-lumba laki-laki ini sudah dewasa dan biasanya menghabiskan banyak energi untuk bercinta, ini yang membuat dia kelaparan dan kedinginan. Apabila tidak mendapatkan makanan yang cukup, cadangan makanan lumba-lumba tersrbut akan habis sehingga tidak punya tenaga lagi untuk menangkap makanan,” ujarnya.
Kata Rob, belum bisa dipastikan dari pantai mana lumba-lumba itu berasal karena jenazahnya sudah dipindahkan.
“Saya rasa, ada orang yang mabuk sehingga membawa bangkai lumba-lumba itu dari pantai dan diletakkan di sebuh gans yang jaraknya 1 mil dari pantai,” jelasnya. (Mirror)
Berita Terkait
-
Eksplorasi Tabu dan Misteri di Bercinta dengan Maut, Hadirkan Maxime Bouttier hingga Teuku Rassya
-
Tawa Penonton, Tangis Lumba-Lumba: Ironi Atraksi Atas Nama Edukasi
-
Lebih Setia dari Manusia? Ini 10 Hewan yang Kisah Loyalitasnya Bikin Hati Luluh
-
Viral 8 Ekor Lumba-lumba Terdampar di Perairan Asahan, Apa Sebabnya?
-
Viral Tragedi Fiktif Jessica Radcliffe Dimakan Paus Gegara Popularitas Insiden Nyata, Benarkah?
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih
-
Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat
-
Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi
-
Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni
-
Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'
-
Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman
-
Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT
-
Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual
-
Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau