Suara.com - Misteri tentang seekor lumba-lumba yang mati di kompleks perumahan di Tarring, West Sussex, Inggris akhirnya terungkap. Ahli binatang mengungkapkan, lumba-lumba itu mati karena kelaparan dan hypothermia karena terlalu banyak mengeluarkan energi saat bercinta.
Lumba-lumba itu ditemukan di sebuah kolam dengan keadaan berdarah-darah. Binatang mamalia dengan panjang 4 kaki itu kemungkinan terdampar dari pantai.
Rob Deaville dari Cetacean Strandings Investigation Programme mengatakan, tubuh lumba-lumba laki-laki itu masih dalam keadaan hangat. Kemungkinan, lumba-lumba itubaru mati dua hari sebelum ditemukan oleh warga.
“Penyebab kematian adalah kelaparan dan hyporthemia. Lumba-lumba laki-laki ini sudah dewasa dan biasanya menghabiskan banyak energi untuk bercinta, ini yang membuat dia kelaparan dan kedinginan. Apabila tidak mendapatkan makanan yang cukup, cadangan makanan lumba-lumba tersrbut akan habis sehingga tidak punya tenaga lagi untuk menangkap makanan,” ujarnya.
Kata Rob, belum bisa dipastikan dari pantai mana lumba-lumba itu berasal karena jenazahnya sudah dipindahkan.
“Saya rasa, ada orang yang mabuk sehingga membawa bangkai lumba-lumba itu dari pantai dan diletakkan di sebuh gans yang jaraknya 1 mil dari pantai,” jelasnya. (Mirror)
Berita Terkait
-
Bercinta dengan Maut Jadi Ajang Aktor Muda Keluar dari Zona Nyaman, Maxime Bouttier Tampil Toxic
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Eksplorasi Tabu dan Misteri di Bercinta dengan Maut, Hadirkan Maxime Bouttier hingga Teuku Rassya
-
Tawa Penonton, Tangis Lumba-Lumba: Ironi Atraksi Atas Nama Edukasi
-
Lebih Setia dari Manusia? Ini 10 Hewan yang Kisah Loyalitasnya Bikin Hati Luluh
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat
-
Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG
-
PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun
-
Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak
-
9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM
-
Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?
-
JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya
-
Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun
-
Kasus Penganiayaan Warga Rupat Utara, Propam Polda Riau Periksa 9 Orang
-
Banjir Review Positif! Ini Shade Bedak Tabur Make Over yang Pas Banget di Kulit Sawo Matang