Suara.com - Pebulutangkis andalan Malaysia, Lee Chong Wei, membantah telah berbuat curang atau menggunakan zat-zat terlarang semisal doping, seperti yang dituduhkan oleh federasi bulu tangkis dunia.
Seperti yang diberitakan, Sabtu (8/11/2014), asosiasi bulutangkis Malaysia (BAM) memastikan bahwa salah satu pemainnya positif menggunakan steroid dexamethasone, salah satu zat yang tidak boleh digunakan oleh atlet. Tetapi BAM menolak mengungkap identitas atletnya itu.
Akan tetapi Lee yang kini berusia 32 tahun, lewat akun Twitter dan Facebook-nya, mengucapkan terima kasih kepada para pendukungnya dan membantah menggunakan doping selama kariernya.
"Saya ingin berterima kasih untuk kalian semua yang percaya pada saya selama masa-masa sukar ini. Banyak pertanyaan yang tidak terjawab dan saya berharap bisa segera membersihkan nama saya," tulis dia, Minggu (9/11/2014).
"Saya tidak pernah curang atau menggunakan zat-zat terlarang," imbuh pebulutangkis nomor satu dunia itu.
Pekan lalu Lee terbang ke Oslo, Norwegia, untuk menjalani tes doping. Di sana sampel "B" miliknya akan diteliti, setelah sampel pertama yang diambil pada Agustus lalu, di sela-sela sebuah kejuaran dunia di Denmark, menunjukkan tanda penggunaan steroid.
Berdasarkan aturan Badan Anti-Doping Dunia (WADA), pelanggar doping tingkat satu akan dikenai larangan bertanding selama dua tahun. Jika Lee terbukti, artinya dia akan dilarang bertanding di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil.
Lee pada April lalu mengatakan dia akan terus bermain sampai 2016 dan berharap bisa merebut emas setelah hanya mendapat perak di Olimpiade Beijing 2008 dan London 2012.
Selain itu, Lee juga kemungkinan besar harus mengembalikan medali perak yang direbutnya di Denmark, Agustus lalu. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington
-
Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu
-
Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?
-
Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran
-
Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi
-
Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah
-
Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya
-
BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan