Suara.com - Bintang basket NBA, LeBron James, boleh saja memiliki julukan "King James". Dia juga memang sudah empat kali menjadi MVP (Pemain Terbaik) NBA, serta dua kali meraih gelar juara NBA (bersama Miami Heat). James bahkan disebut-sebut punya "pengaruh besar" di balik layar dalam keberlangsungan dan gegap-gempitanya NBA.
Namun demikian, musim ini saja, nyatanya James bukanlah pemain bergaji terbesar. Padahal Juli lalu, dia baru saja meneken kontrak besar untuk dua tahun dengan Cleveland Cavaliers, klub di mana dia dulu mengawali karier. Setidaknya, ada lima pemain NBA musim ini yang bergaji lebih besar dari James, serta satu orang bergaji sama.
Sebagaimana ditulis Huffington Post yang mengutip ESPN, gaji James untuk musim ini di Cavaliers mencapai US$20.644.400 (sekitar hampir Rp251 miliar). Jumlah yang "wah" tentunya, meski ternyata James tidak sendiri --bahkan masih kalah dalam hal gaji dengan lima pemain lain. Mereka yang lebih besar gajinya itu masing-masing adalah Kobe Bryant (Los Angeles Lakers), Amar'e Stoudemire (New York Knicks), Joe Johnson (Brooklyn Nets), Carmelo Anthony (New York Knicks), serta Dwight Howard (Houston Rockets).
Walau demikian, James tentu saja masih menang dalam hal sponsorship dan pendapatan lainnya. Sebagaimana diketahui, berkat ketenarannya, pebasket berusia 29 tahun ini selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu atlet papan atas dengan pendapatan terbesar di dunia.
Berikut daftar gaji teratas (10 besar) pemain NBA musim 2014-2015:
1. Kobe Bryant (Shooting Guard/LA Lakers) US$23.500.000
2. Amar'e Stoudemire (Power Forward/NY Knicks) US$23.410.988
3. Joe Johnson (Small Forward/Brooklyn Nets) US$23.180.790
4. Carmelo Anthony (Small Forward/NY Knicks) US$22.458.401
5. Dwight Howard (Center/Houston Rockets) US$21.436.271
6. Chris Bosh (Center/Miami Heat) US$20.644.400
7. LeBron James (Small Forward/Cleveland Cavaliers) US$20.644.400
8. Chris Paul (Point Guard/LA Clippers) US$20.068.563
9. Deron Williams (Point Guard/Brooklyn Nets) US$19.754.465
10. Rudy Gay (Small Forward/Sacramento Kings) US$19.317.326
[Huffington Post/ESPN]
Berita Terkait
-
Adu Gengsi 56 Klub Terbaik Tanah Air, Kejurnas Antarklub Basket U16 & U18 2026 Resmi Dimulai!
-
Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis