News / Internasional
Selasa, 11 November 2014 | 13:59 WIB
Ilustrasi [Shutterstock]

Suara.com - Seorang nenek berusia 89 tahun mengalami patah tangan setelah terjatuh di pinggir jalan. Ironis, petugas ambulan baru tiba di lokasi 2 jam kemudian, sementara si nenek nyaris meninggal akibat kedinginan diguyur hujan.

Peristiwa menyedihkan ini pertama kali diketahui pejalan kaki yang saat itu kebetulan melintas di ruas jalan Ormesby, Yorkshire-Inggris. Mereka  mendengar tangisan kesakitan Evelyn Davely, nenek berumur 89 tahun yang tergeletak di pinggir jalan.

Mereka buru-buru memayunginya dan berusaha menghangatkan tubuh renta si nenek dengan selimut. Salah seorang warga yang juga petugas sosial setempat, kemudian berinisiatif menghubungi petugas ambulan terdekat.

Celakanya, mobil ambulan dari North East Ambulance baru tiba 2 jam kemudian. Mereka beralasan, saat itu banyak melayani permintaan pertolongan. "Tubuhnya semakin dingin. Kami sangat khawatir," kata Barbara Leyshon, sekretaris sebuah lembaga sosial di Yorkshire.

"Saya tak percaya dia (nenek) harus menunggu pertolongan selama itu," lanjutnya.

Beruntung, nyawa Davely masih bisa diselamatkan dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. (Metro)

Load More