Suara.com - Fraksi partai Nasdem percaya sepenuhnya dengan kesepakatan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP) yang ditandatangani hari ini. Dia tidak menaruh kecurigaan dengan adanya kesepakatan ini.
Ketua Fraksi Nasdem Viktor Laiskodat menerangkan dalam waktu dekat akan menyerahkan nama-nama alat kelengkapan dewan.
"Ya secepatnya. paripurna untuk penyerahan ya kita serahin saja, nggak masalah lagi. sudah damai kan, harus diserahkan lah nama-nama untuk bisa bekerja," tutur Viktor, Jakarta, Senin (17/11/2014).
Dia tidak mempermasalahkan waktu penyerahan nama ini, harus menunggu revisi undang-undang tentang MD3 selesai seperti yang disebutkan juru lobi KIH Pramono Anung atau menyerahkan secepatnya sebelum UU MD3 diselesaikan.
"Masukin saja, ngapain kita saling curiga, (serahin) besok, sore ini juga boleh, any time," tegasnya.
Viktor menambahkan, dia percaya tidak ada wanprestasi dari kesepakatan kali ini. Dia pun menyerahkan kepada rakyat jika ada kesepakatan yang tidak dipenuhi.
"Ya kalau mau begitu kita nipu rakyat dong. Seorang politisi boleh salah to, gak boleh nipu. bahaya itu. Ini aspeknya menuju pada kepercayaan, trust," tutur Viktor.
KIH mendapatkan 21 pimpinan alat kelengkapan dewan. Nasdem pun tidak berobsesi mendapatkan salah satu kursinya. Sebab, menurutnya yang terpenting adalah penguatan sistem presidensial.
"Nasdem tidak berada di situ, Nasdem tidak mau terhadap pimpinan itu, bukan berati tidak mendukung ini (damai), karena dari awal Nasdem tidak berkeinginan itu (pimpinan). Nasdem hanya serius pada penguatan sistem presidensial, bukan kursi," tuturnya.
Berita Terkait
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Protes Usul KPK Soal Ketum Parpol Cukup 2 Periode, Sahroni: Hak Internal, Tak Bisa Diganggu Gugat
-
Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah
-
Surya Paloh: Indonesia Tetap di Board of Peace, Kecuali Ada Evaluasi Bersama
-
Surya Paloh: Koalisi Permanen Bagus Dipertimbangkan, Tapi Jangan Ada Pengkotakan
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!