Suara.com - Empat anggota Koalisi Merah Putih DPRD DKI Jakarta, hari ini, Rabu (19/11/2014), rapat konsultasi dengan Komisi II DPR RI, di gedung DPR. Agendanya terkait dengan proses pelantikan Basuki Tjahaja Purnama menjadi gubernur DKI Jakarta.
Keempat anggota DPRD tersebut adalah M. Taufik (Gerindra), Ferial Sofyan (Demokrat), Abraham Lunggana (PPP), Triwasaksana (PKS). Keempat orang tersebut, selama ini menentang proses pelantikan Ahok.
"Kedatangan kami ini untuk melakukan rapat konsultasi dengan Komisi II DPR dan meminta pendapat terkait dengan kekisruhan pelantikan Ahok (Basuki Tjahja Purnama)," kata M Taufik dalam rapat.
Taufik mengatakan terdapat sejumlah perbedaan pandangan dalam proses pelantikan Ahok. Di antaranya, soal landasan hukum, yakni mengenai apakah menggunakan Perppu Nomor 1/2014 tentang Pilkada, Undang-Undang 32/2004 tentang Pemerintah Daerah dan UU 29/2007 tentang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Selain itu, kata Taufik, adanya surat dari Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri tentang percepatan pelantikan Ahok. Taufik curiga itu hanya rekayasa demi melancarkan pelantikan Ahok.
"Surat Ditjen Otda ini, dalam pandangan kami adalah rekayasa pelantikan gubernur," ujarnya.
Triwisaksana menambahkan DPRD DKI Jakarta dalam rapat paripurna istimewa tentang pengumuman Ahok menjadi gubernur, Jumat (14/11/2014), melanggar prosedur dan tata tertib, di antaranya mengenai undangan paripurna dan tandatangan pimpinan yang tidak mewakili keseluruhan anggota DPRD.
"Juga adanya pelanggaran kesepakatan, karena rapat pimpinan DPRD sebelumnya sudah dinyatakan paripurna pengusulan Ahok menjadi Gubernur pengganti setelah dapat hasil pendapat hukum dari Mahkamah Agung," kata dia.
Atas persoalan itu, kata Triwisaksana, anggota Koalisi Merah Putih DPRD akan menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara. Selain itu, juga akan mengirim surat ke Presiden Joko Widodo agar menunda acara pelantikan dan berkonsultasi terlebih dahulu dengan Mahkamah Agung.
Di tengah usaha keras Koalisi Merah Putih untuk menunda pelantikan, acara pelantikan dipastikan akan dilaksanakan siang ini di Istana Negara pada pukul 14.00 WIB. Ahok, rencananya akan dilantik secara langsung oleh Presiden Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Kembangkan Kasus Narkoba AKBP Didik, Bareskrim Tangkap Kurir Jaringan Ko Erwin di Riau
-
Kembangkan Kasus Narkoba AKBP Didik, Bareskrim Tangkap Kurir Jaringan Ko Erwin di Riau
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
-
Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam
-
Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam