Suara.com - Bayi perempuan ini dijuluki bayi sumpit karena ukurannya yang mini. Bayi ini lahir dengan panjang 11 inchi dan berat 23 ons. Laman The Independent menulis, bayi itu selamat setelah dilahirkan di usia 23 minggu.
Dokter di wilayah Cina bagian selatan terpaksa melakukan prosedur operasi darurat kepada ibu bayi tersebut karena ada masalah di seviksnya. Masalah yang dialami perempuan hamil itu dikenal sebagai aborsi spontan.
Namun, istilah aborsi spontan biasanya terjadi untuk proses melahirkan di bawah 20 minggu. Perempuan 24 tahun itu mengalami komplikasi di plasentanya di mana plasentanya mengaburkan sebagian jalan di serviks.
Dokter sudah mengatakan kepada perempuan itu bahwa proses operasi ini bisa membuat bayi yang ada di kandungan meninggal. Setelah proses operasi selesai, bayi berusia 23 minggu dimasukkan ke incubator selama 24 jam.
Karena terlalu kecil, pembuluh darah bayi tersebut belum terbentuk dengan sempurna. Akibatnya, tim medis kesulitan untuk memasukkan alat ke dalam tubuhnya sebagai cara untuk memberi nutrisi. (Newser)
Tag
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
Terkini
-
Jaksa Ungkap Cara Nadiem Hindari Konflik Kepentingan di Pengadaan Chromebook
-
Dikira Maling, Pria Mabuk yang Panjat Atap Rumah Warga di Pancoran Ternyata Hanya...
-
Jerat Baru Pasal Perzinaan di KUHP Baru, Tak Beda Jauh dari yang Lama
-
Puluhan Mahasiswa UNISA Keracunan Usai Kegiatan Pembelajaran di RS Jiwa Grhasia, Ini Pemicunya?
-
Polisi Tunggu Hasil Toksikologi, Penyebab Kematian Satu Keluarga di Warakas Masih Misteri
-
KAI Daop 1 Layani 1,6 Juta Penumpang Selama Libur Nataru 2025/2026
-
Marak Tawuran Lagi di Jakarta, Stres di Pemukiman Padat Picu Emosi Warga?
-
Drama Sidang Nadiem Makarim: Kejahatan Diadili KUHP Lama, Hak Terdakwa Pakai KUHAP Baru
-
Potret Laras Faizati di Balik Jeruji: Memegang Secarik Kertas dan Doa Ibu Jelang Sidang Pembelaan
-
Kemen PPPA Kecam Aksi Ibu Mutilasi Bayi di Jember, Soroti Dampak Pernikahan Dini dan Pengasuhan