Suara.com - The United Nations Environment Programme (UNEP) menganugerahkan penghargaan Champions of the Earth di bidang policy leadership tahun 2014 kepada mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Penganugerahan penghargaan yang diadakan di Washington DC, pada 19 November lalu itu dihadiri sekitar 200 undangan yang terdiri dari tokoh-tokoh dunia antara lain Sekjen PBB Ban Ki-moon dan Direktur Eksekutif UNEP Achim Steiner.
Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diwakili oleh putranya Mayor Agus Yudhoyono yang kebetulan sedang menempuh pendidikan di Amerika Serikat.
UNEP menilai bahwa Susilo Bambang Yudhoyono ketika menjabat sebagai Presiden RI telah berhasil menjalankan program pembangunan berkelanjutan yang mengedepankan pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan hidup.
Susilo Bambang Yudhoyono juga merupakan Presiden negara berkembang yang pertama kali menyampaikan komitmen secara sukarela untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
Dalam sambutan yang disampaikan melalui pesan video, Susilo Bambang Yudhoyono memohon maaf tidak dapat hadir dalam acara penganugerahan penghargaan karena harus memimpin pertemuan Global Green Growth Institute (GGGI) di Seoul, Korea Selatan dalam kapasitas sebagai GGGI Assembly President dan Council Chair.
Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan bahwa pada saat memimpin Indonesia, kebijakan pro environment merupakan salah satu pilar pembangunan bersama dengan pro growth, pro poor dan pro jobs. (Antara)
Berita Terkait
-
Mendedah Alasan Demokrat Putar Haluan Buka Pintu Pilkada Lewat DPRD
-
Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo
-
Dede Yusuf Jelaskan Makna 'Matahari Satu' SBY: Demokrat Satu Komando di Bawah AHY
-
SBY: Matahari di Partai Demokrat Hanya Satu, Mas AHY
-
SBY dan Hoax Ijazah Jokowi, Manuver Demokrat di Pusaran Politik Digital
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- 27 Kode Redeem FC Mobile 15 Januari 2026, Gaet Rudi Voller Pemain OVR 115
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Wali Kota Ungkap Penyebab Daratan Sampah di Tanggul NCICD Muara Baru
-
Prabowo Kumpulkan Pimpinan TNI di Istana, Bahas Arah Strategi Pertahanan
-
Habiburokhman Tanggapi SP3 Kasus Ijazah Jokowi yang Libatkan Eggy Sudjana
-
5 Gerak Cepat Sufmi Dasco Ahmad untuk Percepatan Pemulihan Aceh
-
Bawa 11 Orang, Pesawat ATR 42 IAT yang Hilang Kontak di Maros Masih Dicari
-
Pesawat ATR 42 Rute Yogyakarta - Makassar Hilang Kontak di Maros Pangkep
-
Sekolah Rakyat Berasrama, Menteri PPPA: Hak Asuh Anak Tetap di Tangan Orang Tua
-
Rekayasa Lalu Lintas Bakal Diberlakukan di Kota Tua Mulai Akhir Januari, Cek Jadwalnya!
-
Salip London hingga Paris, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026
-
KAI Catat 88 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Selama Libur Isra Mikraj