Suara.com - Pimpinan Musyawarah Nasional IX Golkar Nurdin Halid mengatakan tidak masalah dengan beredarnya rekaman yang berisi tentang skenario untuk memenangkan Aburizal Bakrie lagi di bursa ketua umum periode 2014-2019.
"Saya mau dengar dulu. Saya dengar baik-baik. Tapi pertemuan itu sebagai steering commitee pra munas, untuk memberikan gambaran kepada ketua DPD I se-Indonesia. Itu biasa. Bukan pengarahan," kata Nurdin di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Selasa (2/12/2014) dini hari.
Seperti diketahui, beredar rekaman yang menunjukkan suara orang yang diduga Nurdin Halid. Suara itu sedang mengarahkan untuk memenangkan Aburizal. Rekaman berdurasi 122 menit 57 detik itu diambil dalam rapat tertutup yang digelar 29 November 2014 di Bali.
Bagi Nurdin, adanya pengarahan dalam rekaman itu tidak masalah karena tata tertib sudah dibuat jauh-jauh hari dan disebar untuk setiap peserta munas.
"Tata tertib itu sudah dibuat jauh-jauh hari dan disebar kepada seluruh peserta. Dan pada tanggal 29 itu pertemuan itu menjelaskan pra Munas untuk DPD I, bukan pengarahan," kata dia.
Dia menganggap itu sebagai hal biasa, meskipun pada saat itu dia sudah menjabat sebagai steering commitee Munas IX.
"Ah itu biasa," ujarnya.
Dia malah mempertanyakan pertemuan calon ketua umum Airlangga Hertarto, yang belakangan mengundurkan diri. Pertemuan itu, kata Nurdin, jelas-jelas mengarahkan massa untuk menyiasati munas, di antaranya, pembentukan floor leader dan memperjuangkan tata tertib.
"Pada pertemuan itu (Airlangga), oleh tim, dihadiri, dan ada fotonya. Kalian harus objektif dan adil dalam pemberitaan. Ada rekamannya. Nanti saya perdengarkan," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'
-
Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel
-
Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera
-
100 Ribu Dokumen Rahasia Mossad Bocor! Kelompok Hacker Klaim Ungkap Operasi Global Israel
-
Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran
-
Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan
-
Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang
-
Istana Negara Dibuka untuk Umum, Warga Mulai Berbondong-bondong Hadiri Open House Lebaran
-
Miguel Diaz-Canel Bakal 'Di-Maduro-kan', Pemerintah Kuba Tegas Melawan AS
-
Prabowo Salat Id di Aceh, Ahmad Muzani: Bentuk Solidaritas bagi Sumatra