Suara.com - Sebanyak dua orang, yakni pilot Ronny Djasril dan teknisi Pian Sofian, diduga tewas dalam insiden jatuhnya pesawat PK ELR Tipe Trush 510 milik PT Elang Nusantara Air di Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Selasa (2/12/2014) siang.
Humas Badan SAR Nasional (Basarnas) Manado Feri Ariyanto kepada Antara di Jakarta, Selasa mengatakan, keduanya diduga tewas setelah ditemukan roda pesawat berikut serpihan tas dengan identitas keduanya.
"Keduanya diduga meninggal, namun saat ini masih dalam pencarian," katanya terkait peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.15 Wita itu.
Feri menjelaskan kronologi kejadian insiden tersebut bermula dari kehilangan kontak pada pukul 10.03 WIT (02.03 UTC) di area pantai Kema-Bitung, Sulawesi Utara.
Pesawat dengan rute Manado-Ternate lepas landas pada pukul 09.40 WIT (01.04 UTC).
"Pesawat dari Gorontalo ingin terbang ke Ternate, berhubung cuaca buruk, pesawat ingin mendarat darurat di Bandara Sam Ratulangi, naas pesawat belum sampai di Bandara sudah jatuh," katanya.
Dia mengatakan pesawat Trush tersebut merupakan pesawat yang dioperasikan untuk penyemprotan lahan perkebunan.
Saat ini, lanjut Feri, lokasi kejadian pesawat sedang dalam pencarian.
Sebelumnya, Kepala Kantor SAR Manado Marsono di Minahasa Utara, Selasa mengatakan hingga saat ini tim gabungan sedang mencari badan pesawat dan mempersiapkan "marine detectors" atau alat pelacak untuk proses evakuasi.
"Baru ditemukan dua buah ban pesawat, ekor pesawat dan dua buah ransel yang diduga milik korban pesawat. Sementara dua korban masih dalam pencarian," ujarnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul
-
Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD
-
Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!
-
Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!
-
Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?