Suara.com - Bayi perempuan selamat setelah dikubur selama 2 jam. Dikira meninggal saat dilahirkan, nenek bayi malang itu menguburnya hidup-hidup.
Bayi malang ini lahir dari pasangan petani miskin di Provinsi Liaoning, Cina. Lu Xiaoyun, sang ibunda tak tahu usia kandungannya menginjak bulan ke enam. Merasa masih jauh dari persalinan, dia cuek bekerja di ladang bersama sang suami.
Satu hari, dia merasakan sakit di perutnya. Tanpa bantuan medis, Lu akhirnya melahirkan bayinya di ladang. Masih berlumuran darah, Lu kemudian menghubungi suaminya dan langsung dilarikan ke RS terdekat. Tanpa sepengetahuan Lu dan sang suami, ibunda Lu kemudian membawa pulang mengubur anaknya karena dikira sudah meninggal dunia.
Setibanya Di RS, seorang petugas medis meminta pasangan ini menanyakan kondisi buah hatinya. Sang suami pun lantas buru-buru pulang. Dia sangat kaget saat diberitahu bayinya telah dikubur ibu mertuanya.
Dengan bantuan tenaga medis, si suami kemudian berinisiatif menggali kuburan anaknya. Dia kembali dibuat kaget karena melihat anak perempuannya masih hidup dan bernafas. Bayi itu lalu buru-buru di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Setelah dirawata intensif, bayi ini akhirnya selamat.
Tiga hari kemudian, karena masalah ekonomi pasangan ini akhirnya memutuskan menyerahkan bayinya ke pihak RS untuk diasuh.
"Ibu mertua saya memiliki penyakit kronis, kami juga memiliki putri yang baru berumur 7 tahun. Istri saya tak punya pekerjaan. Saya satunya satunya penopang ekonomi keluarga," kata si suami.
Setelah marak diberitakan awak media, rumah sakit kebanjiran donasi dari publik. Saat ini bayi dalam kondisi sehat dan masih dirawat di dalam inkubator.(Metro)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka
-
Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi
-
Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap