Suara.com - Satuan Narkoba Polres Bangkalan, Jawa Timur, menangkap seorang guru SMP yang sedang asyik pesta narkoba jenis sabu-sabu di Poskamling Desa Pocong, Kecamatan Tragah, Bangkalan.
"Tersangka yang berhasil kami tangkap ini bernama Mattingwar bin Marsuken (46) warga Desa Klampis Barat, Kecamatan Klampis," kata Kasat Narkoba AKP Hery Kristanto di Bangkalan, Minggu (7/12/2014).
Mattingwar merupakan PNS Dinas Pendidikan Bangkalan, yang bertugas mengajar di SMPN 1 Kecamatan Kokop.
Kepada tim penyidik Polres Bangkalan, tersangka mengaku, melakukan perbuatan haram tersebut karena ajakan teman. Karena penasaran iapun mencobanya.
"Tapi saat penggrebekan, ke-4 rekan tersangka kabur, sehingga dari lima orang yang pesta narkoba itu, baru seorang yang berhasil kami tangkap," kata Herry.
Selain menangkap tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 0,50 gram, sejumlah peralatan sabu berupa korek, dan kompor.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya itu, polisi menjerat tersangka Mattingwar dengan Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara.
"Selain terancam hukuman penjara, tersangka sesuai dengan pasal itu juga terancam denda Rp800 juta," terang Kasat Narkoba AKP Hery Kristanto menjelaskan.
Penangkapan pelaku pesta narkoba di Bangkalan kali ini merupakan kali kedua dalam dua bulan terakhir ini.
Sebelumnya pada Oktober 2014, Satuan Narkoba Polres Bangkalan bersama Polda Jatim juga berhasil menangkap dua oknuk anggota Polres Bangkalan yang diketahui menjadi pengedar narkoba jenis sabu.Selain menangkap dua oknum polisi, petugas juga berhasil menyita barang bukti berupa 3 gram sabu seharga Rp2,8 juta kala itu dan saat ini tersangka meringkut di ruang tahanan Polda Jatim. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi