Suara.com - Tersangka pembunuhan Sri Wahyuni, JAH, hari ini, Rabu (10/12/2014), total melakukan 35 adegan rekonstruksi di sejumlah tempat.
Dari seluruh adegan ada empat lokasi yang berbeda. Empat lokasi tersebut di Jalan Prapanca Raya dekat Taman Gajah, Dharmawangsa, kemudian dilanjutkan JAH mengganti baju di kos-kosan di daerah Kemang.
Dari kos-kosannya di Kemang, selanjutnya ke Jalan Tol JORR TB Simatupang yang ke arah bandara Soekarno Hatta dimana JAH membuang baju yang terkena noda darah. Setelah Tol JORR dilanjutkan ke Terminal 2 Bandara Sukarno Hatta.
Dari adegan yang diperagakan, Sri Wahyuni terlihat menampar JAH. Tidak terima dirinya ditampar, JAH mencekik leher Sri dengan satu tangan. JAH ternyata merasa tidak puas, dirinya menghentikan mobilnya di dekat taman sekitar Jalan Prapanca Raya dekat dengan Taman Gajah, Jakarta Selatan.
Setelah mobil berhenti, JAH kemudian mencekik Sri dengan dua tangan. Pada saat itu, posisi tubuh JAH berada di atas Sri.
JAH mencekik Sri sambil menurunkan senderan kursi Sri ke bawah. Setelah kurang lebih 3 menit, JAH pun memeriksa denyut nadi Sri.
Hal ini dilakukan untuk memastikan Sri sudah tewas. Pada saat dicekik, Sri sempat mengeluarkan bercak darah yang sempat mengenai baju JAH.
Setelah menghabisi nyawa Sri, JAH kemudian melanjutkan perjalanan menuju kos-kosannya di kawasan Kemang dekat dengan pemakaman Jeruk Purut.
Sesampainya di kosan, JAH mengganti kaosnya yang terkena bercak darah dan memasukkan kaos tersebut ke kantong plastik.
JAH juga memasukkan baju-bajunya untuk persiapan pergi ke Nabire, Papua. Kemudian melanjutkan perjalanan menuju Bandara Soekarno Hatta.
Dalam perjalanan menuju bandara, JAH melewati Jalan Tol JORR TB Simatupang, di kawasan itulah JAH membuang kaosnya yang telah dimasukkan ke dalam kantong plastik.
Sesampainya di Terminal 2 Bandara, JAH memarkirkan mobilnya, mengambil barang-barang Sri dan menutup wajah Sri dengan kain, kemudian JAH kabur menggunakan pesawat ke Nabire, Papua.
Berita Terkait
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sampaikan Laporan Akhir ke Prabowo, Komisi Reformasi Polri Serahkan Berkas 3.000 Halaman
-
Detik-detik Pajero Tabrak Lari Pedagang Buah di Duren Sawit, Pelaku Langsung Tancap Gas!
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Dituduh Aniaya ART, Erin Taulany Bongkar Bukti CCTV: Dia yang Kabur dan Langgar Privasi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!