Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar versi Munas di Jakarta, Agung Laksono, menyebut Ketua Umum Partai Golkar versi Munas di Bali, Aburizal Bakrie, tak konsisten dengan sikap terhadap Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota.
"Saya kira itulah yang sering terjadi selama ini, sikap inkonsistensi," ujar Agung di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (10/12/2014).
Ketika Munas di Bali sedang berlangsung, Aburizal menyatakan menolak Perppu Pilkada. Dengan kata lain, ia mendukung kepala daerah tidak lagi dipilih oleh rakyat, tapi lewat anggota DPRD. Tapi pada Selasa (9/12/2014), tiba-tiba sikap Aburizal berubah lagi mendukung Perppu Pilkada. Keputusan tersebut ia nyatakan lewat akun Twitter, @aburizalbakrie.
Perppu Pilkada sejatinya untuk mencabut UU Nomor 22 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang mengatur bahwa kepala daerah dipilih oleh anggota DPRD.
Agung mengatakan inkonsistensi Aburizal tidak hanya menyangkut sikap terhadap Perppu Pilkada. Aburizal, kata Agung, bahkan tidak konsisten dengan pelaksanaan Munas, yakni mempercepat Munas dari seharusnya 2015 menjadi 2014.
"Keputusan Munas dilanggar, performance seperti ini, yang akhirnya melahirkan tim penyelamat," kata Agung.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar versi Munas di Jakarta, Agus Gumiwang, menyebut sosok seperti Aburizal sangat berbahaya karena tidak bisa dipercaya.
"Saya kira publik bisa menilai bagaimana karakter Pak Ical secara pribadi dan berbahaya lagi sosok pak Ical dipercaya oleh yang mempercayainya untuk memimpin organisasi besar partai Golkar, ini inkonsistensi. Ini persoalan selama 5 tahun kepemimpinannya ke depan," kata Agus.
"Saya bersyukur, akhirnya Tuhan membuka pintu mata telinga Pak Ical, bahwa suara rakyat suara Golkar. Kepekaan rakyat harus didahulukan, saya ucapkan syukur Pak Ical bukan jadi ketua umum," Agus menambahkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah