Suara.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyebut penggantian nama fraksi tidak bisa dilakukan seenaknya. Sebab, ada aturan dan kewenangan pimpinan DPR untuk menentukan fraksi yang sah.
"Tidak bisa seenaknya ganti-ganti fraksi. Itu kewenangan kita di pimpinan untuk menentukan itu. Kami harus lihat dulu," tegas Fadli dihubungi wartawan, Jakarta, Jumat (12/12/2014).
Hal ini disampaikannya menanggapi adanya keinginan dari Golkar kubu Agung Laksono untuk menyerahkan nama-nama anggota Fraksi Golkar.
Fadli Zon menekankan, supaya pemerintah juga tidak turut campur dalam urusan partai politik. Fraksi Golkar saat ini adalah fraksi yang dibentuk oleh Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) periode 2009-2019 yang mengutus Ade Komarudin sebagai ketua Fraksinya.
"Pemerintah tidak boleh semena-semena juga. Pemerintah tidak ada urusannya dengan parpol kecuali administratif," tegasnya.
"Dan belum ada yang baru, karena keduanya (Munas Bali dan Jakarta) keduanya belum ada yang disahkan," tambah Fadli.
Rencananya, hari ini Ketua Golkar versi Munas Jakarta, Agung Laksono akan menyodorkan nama anggota Fraksi Golkar. Nama Ketua Fraksi Golkar di DPR yang disodorkan Agung adalah Agus Gumiwang dan Ketua Fraksi Golkar di MPR adalah Agun Gunandjar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?