Suara.com - Seorang lelaki asal Sydney, Australia, berbagi pengalaman menegangkan ketika berpapasan dengan orang bersenjata yang melakukan penyanderaan di Lindt Cafe, Sydney, hari Senin (15/12/2014). Menurut si lelaki, orang bersenjata itu sempat melontarkan kalimat bernada ancaman kepadanya.
Craig Stoker nama lelaki yang tinggal di Eastlakes, Sydney. Ia mengaku sempat bersenggolan dengan pelaku penyandera di depan kafe penjaja cokelat tersebut. Ketika itu, Craig baru saja membeli secangkir kopi dan sedang keluar dari kafe.
Menurut Craig, orang yang bersenggolan dengannya mengenakan kaos hitam dengan tulisan putih di atasnya. Orang tersebut juga mengenakan ikat kepala bertuliskan sama dengan tulisan di kaosnya. Ia membawa sebuah tas berwarna biru dan berjalan bersama dua orang berpakaian serupa.
"Tasnya bersenggolan dengan saya dan ada sesuatu yang keras di dalamnya. Saya bilang "lihat-lihat kalau sedang berjalan"," kata Craig.
"Ia (orang berpakaian serba hitam) berpaling dan mengatakan "apa kamu mau saya tembak juga". Saya melihat ke matanya dan mereka gila," sambung Craig menceritakan kejadian yang ia alami.
Setelah kejadian tersebut, beberapa saksi mata melihat satu atau dua orang berjalan masuk ke dalam kafe dan mengeluarkan senjata dari dalam tas biru.
Keluarga dan kerabat orang-orang yang disandera di dalam kafe mengaku belum tahu apa-apa tentang yang terjadi di dalam.
"Kami belum diberitahu apa-apa dan kami dengar ada tempat yang disediakan bagi keluarga untuk duduk dan menunggu, namun para petugas polisi tidak tahu apa-apa tentang (penyanderaan itu)," tutur salah seorang kerabat sandera.
Hingga saat ini, penyanderaan masih berlangsung. Sudah ada lima sandera yang keluar dari kafe tersebut. Belum dapat dipastikan apakah mereka dibebaskan oleh penyandera atau memang berhasil meloloskan diri. (Dailymail)
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok