Suara.com - Kelompok militan Taliban merilis gambar enam orang anggotanya yang pada Selasa (16/12/2014) lalu, melakukan penyanderaan dan pembantaian ratusan anak sekolah di Peshawar, Pakistan.
Gambar itu dirilis oleh Taliban Pakistan, dimana para pelaku yang ditembak mati dan seorang lainnya meledakkan diri di dalam kelas, sedang berpose sambil duduk di bawah spanduk bertuliskan aksara Arab berwarna putih.
Dalam foto itu, mereka menenteng senjata laras panjang sambil mengenakan pakaian khas Pakistan.
Juru Bicara Pakistan Taliban Mohammad Khurasani memberikan keterangan dan bersumpah akan melakukan penyerangan terhadap warga sipil lainnya yang bekerja untuk militer.
Dari pernyataan resmi Taliban, disebutkan foto itu diambil di sebuah kawasan pedalaman Pakistan dan sengaja dirilis setelah penyerangan terjadi pada Rabu (17/12/2014).
Dalam peristiwa penyanderaan selama beberapa jam, total 148 orang tewas. 132 korban diantaranya adalah murid sekolah yang dikelola oleh militer Pakistan.
Para korban ada yang sengaja ditembak dan juag ada yang tewas karena ledakan bom bunuh diri. (Timesofindia)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek
-
Tahan Kenaikan Ongkos Haji, Pemerintah Rogoh Kocek Negara Rp1,77 Triliun
-
Bukan Cuma AI, Petugas Dishub Jaksel Diduga Curangi Laporan JAKI Pakai Modus 'Timestamp'
-
Kuasa Hukum Ungkap Kunjungan Gibran Saat Jenguk Andrie Yunus: Mendadak dan Tak Ada Komunikasi
-
Oposisi Israel Ngamuk! Sebut Netanyahu Gagal Total Usai Sepakati Gencatan Senjata dengan Iran
-
Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland
-
Cerita Prabowo Keliling Banyak Negara untuk Amankan Suplai Minyak Indonesia
-
Prabowo: Kalau Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk Negara Aman
-
Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia