Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mewanti-wanti para wartawan kalau nanti ikut blusukan agar jangan sampai mengganggu pada waktu dia berdialog dengan warga.
"Aku kan sebetulnya ga keberatan (wartawan ikut). Bolehlah, tapi jangan ganggu kerja (ketika) dialog dengan warga," kata Djarot di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (22/12/2014).
Mantan Wali Kota Blitar dua periode mengatakan tidak akan melarang para wartawan mengikutinya ke kampung-kampung dengan catatan siap dengan resikonya.
"Asalkan mau sengsara ayo (ikut blusukan)," kata dia.
Beberapa hari lalu, Djarot mengungkapkan keinginannya blusukan tanpa diketahui oleh para wartawan.
"Jadi jangan kaget kalau ketemu saya naik motor ke kampung-kampung dan tanpa pemberitahuan kepada anda (wartawan)," ujar Djarot.
Djarot mulai memberi warna baru bagi pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Ia berkomitmen untuk memberikan lebih banyak waktu bertemu dan berdialog dengan masyarakat.
Siang tadi, Djarot mengakui bahwa ia lebih memilih dibelikan sepeda motor oleh pemerintah ketimbang mobil. Dengan demikian, ia bisa cepat bergerak ketika ingin blusukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Sekolah Sepi Murid Makin Marak, Pemerintah Didesak Petakan Ulang Kebutuhan Sekolah
-
Amerika Serikat Incar Pusat Nuklir Iran di Gunung Pickaxe, Mau Dihancurkan
-
Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem
-
Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana
-
Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran
-
Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan
-
Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan
-
Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi
-
Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim
-
Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh