“Macam-macam, ada yang nangis, zikir, baca doa, sampe lari-lari cari tempat aman. Macam-macamlah saat itu karena saking paniknya,” kisah Muharram yang kini bekerja sebagai juru parkir di Masjid Raya Baiturrahman.
Diantara ribuan manusia yang bertumpuk di dalam masjid, Muharram kembali mencari perlindungan. Ia pun menerobos masuk menuju atap. Melewati pintu bagian dalam masjid, ia bersama sejumlah warga lainnya berhasil mecapai atap masjid, tepatnya di samping kubah.
“Sampai di atap, saya lihat memang sudah disapu semua. Airnya hitam seperti berdiri. 4 menara masjid saat itu goyang-goyang ,” katanya.
Dari tempat itu, Muharram melihat persis betapa ganasnya gelombang Tsunami. Selain menyapu bangunan yang ada, gelombang tersebut juga menyeret ratusan manusia. Air dari gelombang dahsyat itu, dikatakannya, begitu pekat seperti bercampur dengan lumpur.
“Seperti berdiri airnya, hitam pekat. Diantara air yang itulah saya mlihat banyak mayat-mayat, orang yang kena seret arus tsunami,” katanya.
Pun demikian, meski begitu dahsyat, gelombang tsunami tidak meluluhlantakan Masjid Baiturrahman. Air yang menggenangi masjid hanya sampai ke bagian akhir anak tangga menuju dalam masjid. Gelombang dahsyat yang datang, hanya mengalir bersama puing-pung bangunan melewati pelataran masjid.
“Sebab itulah saya pikir tidak ada perubahan, sama aja dengan waktu itu masjid ini. Kecuali bagian kubah aja yang ada direvoasi waktu itu, diganti dengan plat. Pokonya kalau karena tsunami kenapa dengan rumah Allah ini,” katanya.
Hujan perlahan mulai membasahi kubah-kubah Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Tak terasa waktu begitu cepat berlalalu. Setelah lebih dari 30 menit mendengarkan cerita Muharrram, saya pun bergegas, beranjak meninggalkan masjid.
Dalam perjalanan pulang, saya kembali menatap wajah Baiturahman. Begitu Indah. Apalagi berbagai tumbuhan hijau tumbuh di sekelilingnya. Baiturahman, meski 10 tahun sudah pascatsunami melanda, ia tetap kuat, tegak berdiri melayani warga Banda Aceh untuk beribadah.
Kesan itu, mengingatkan saya pada perkataan seorang turis asal Malaysia yang saya temui saat berkeliling. Namanya Mahfud. Baginya Baiturrahman adalah Masjid yang luar biasa.
“Amazing,” begitulah katanya.[ Afiansyah Ocxie]
Berita Terkait
-
Masjid Raya Baiturrahman Resmi Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional
-
Mengenang Perjuangan Penyintas Tsunami Aceh dalam Hafalan Shalat Delisa
-
Bencana Aceh 2025: PLN Catat 442 Titik Kerusakan Listrik, Jauh Melampaui Dampak Tsunami 2004
-
Soal Warga Aceh Kibarkan Bendera Putih, Sosiolog Dr. Okky: Presiden Seolah Bersembunyi
-
Mengapa Cara Prabowo Tangani Bencana Begitu Beda dengan Zaman SBY? Ini Perbandingannya
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!
-
Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma
-
Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat
-
Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya