- Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memantau langsung keramaian dan lalu lintas malam Tahun Baru menggunakan sepeda motor.
- Pemantauan dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas di tengah kepadatan pusat kota.
- Kapolda DIY menyatakan situasi aman, namun rekayasa lalu lintas diterapkan untuk atasi kepadatan di Malioboro.
Suara.com - Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memilih berkeliling kota menggunakan sepeda motor untuk memantau langsung kondisi keramaian dan lalu lintas di sejumlah titik pada malam Tahun Baru.
Langkah itu diambil di tengah kepadatan kendaraan yang terjadi di kawasan pusat kota.
Pantauan Suara.com di lapangan, Hasto terlihat mengendarai sepeda motornya, yakni Super Cub C125 warna merah.
Ia terlebih dulu datang ke pos pemantauan di Teteg, kawasan Malioboro, untuk mengikuti rapat koordinasi daring dengan Kapolri bersama Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono dan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X.
Usai rapat, Hasto kemudian bergegas menuju motornya yang terparkir tak jauh dari posko. Saat itu, kondisi ruas Jalan Malioboro sudah terpantau padat.
Ia tampak mengenakan helm dan jaket, kemudian masuk ke dalam keramaian lalu lintas untuk melintas ke Jalan Pasar Kembang menuju titik selanjutnya.
Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan juga terlihat memilih mengendarai sepeda motor Honda PCX merah dalam pemantauan Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini.
Hasto mengungkapkan, keputusannya menggunakan sepeda motor dilakukan agar lebih fleksibel bergerak di tengah kemacetan. Dengan motor, ia bisa menjangkau titik-titik rawan keramaian secara lebih cepat.
"Oiya karena macet to. Jadi mending saya tak [pakai motor] sambil pantau naik motor karena macet aja," ujar Hasto saat ditemui, Rabu (31/12/2025).
Baca Juga: Malam Tahun Baru di Bundaran HI Dijaga Ketat, 10 K-9 Diterjunkan Amankan Keramaian
Menurut Hasto, pemantauan langsung penting dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan, kenyamanan, serta kelancaran lalu lintas di kawasan wisata dan pusat kerumunan.
Ia ingin melihat langsung situasi di lapangan, bukan hanya menerima laporan.
Setelah memantau satu titik, Hasto berencana melanjutkan perjalanan ke lokasi lain yang dinilai rawan kepadatan.
"Iya muter-muter kita pantau ke daerah-daerah yang rawan," tandasnya.
Sementara itu, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono menuturkan hingga sore hari kondisi keamanan di DIY terpantau aman dan kondusif.
Namun demikian, kepadatan lalu lintas memang terjadi di sejumlah ruas jalan utama, terutama di kawasan Malioboro, Jalan Gatot Subroto, dan Tugu Yogyakarta yang menjadi titik konsentrasi pengunjung.
"Situasi aman dan kondusif, meski ada kepadatan di beberapa titik," ucap Anggoro.
Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, kepolisian dan instansi terkait melakukan penutupan sejumlah ruas jalan serta pengalihan arus lalu lintas.
Rekayasa lalu lintas diterapkan agar kendaraan tetap bergerak dan tidak terjebak kemacetan dalam waktu lama.
"Tidak boleh ada kemacetan lebih dari 30 menit," tegasnya.
Berita Terkait
-
Malam Tahun Baru di Bundaran HI Dijaga Ketat, 10 K-9 Diterjunkan Amankan Keramaian
-
Kapolri: Warga Patuh Tanpa Kembang Api, Doa Bersama Dominasi Malam Tahun Baru
-
8 Anak Terpisah dengan Keluarga di Malioboro, Wali Kota Jogja: Bisa Ditemukan Kurang dari 15 Menit
-
Menko Polkam Pastikan Malam Tahun Baru Aman: Tak Ada Kejadian Menonjol dari Papua hingga Lampung
-
Diguyur Hujan, Massa Tetap Padati Bundaran HI di Malam Tahun Baru 2026
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
DPR Soroti Rencana Presiden Kirim 8000 Pasukan TNI ke Gaza Berisiko dan Mahal
-
BMKG Peringatan Dini! Hujan Ekstrem Mengancam Sejumlah Wilayah Indonesia Sepekan ke Depan
-
Libur Imlek: Penumpang Whoosh Naik Signifikan hingga 25 Ribu Orang Sehari
-
Xi Jinping dan Donald Trump Segera Bertemu, Ada Potensi Bisnis dan Skenario 'Perang'
-
KPK Dalami Kaitan Rangkap Jabatan Mulyono dengan Modus Korupsi Restitusi Pajak
-
Meriahkan Imlek, InJourney Tawarkan Promo Tiket Sunrise Borobudur Rp350 Ribu
-
Tunaikan Umrah, Momen Megawati Didampingi Prananda dan Puan Ambil Miqat Masjid Tan'im
-
Bukan Sekadar Penanam: Wamen Veronica Tan Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Tata Kelola Hutan
-
Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela