News /
Selasa, 09 September 2014 | 20:25 WIB
Petenis Jepang, Kei Nishikori, bersama trofi runner-up miliknya, sembari menatap trofi US Open, Senin (8/9/2014). [Reuters/Mike Segar]

Suara.com - Sebelum ini, Kei Nishikori diketahui sudah tercatat di posisi ke-9 daftar Forbes tentang petenis dunia berpenghasilan terbanyak. Kini, dengan tampil di final US Open, kendali gagal meraih trofi karena dikalahkan Marin Cilic, petenis Jepang itu diyakini setidaknya bakal kian beruntung di luar lapangan.

"Dia punya potenis marketing besar tidak saja di Jepang, yang tentu saja secara otomatis, namun menurut saya juga bisa menjadi atlet baru yang sangat, sangat signifikan di Amerika Serikat (AS) sini," ungkap Neal Pilson, mantan presiden CBS Sports yang juga memiliki perusahaan konsultansi, sebagaimana dikutip Reuters, Selasa (9/9/2014).

Mimpi Nishikori untuk meraih gelar grand slam pertamanya mungkin saja masih harus tertunda, setelah ditaklukkan oleh Cilic. Namun tetap, dia sudah tercatat sebagai petenis Asia pertama yang mampu tampil di final grand slam --dan itu diraihnya dengan menaklukkan Novak Djokovic sang petenis nomor satu.

"Kei sudah lama terkenal di Jepang. Bahkan sudah ada majalah khusus yang didedikasikan baginya," ungkap Dan Kaplan, penulis tenis di SportsBusiness Journal pula. "Dia juga sudah sangat banyak meraih materi dari kiprahnya, tapi jelas bahwa hasil terbaru ini akan meningkatkannya," sambungnya.

Diketahui, Nishikori saat ini sudah memiliki 9 sponsor utama. Termasuk di antaranya adalah produsen pakaian Uniqlo, pembuat raket Wilson, juga Adidas, Delta Airlines, serta Tag Heuer. Menurut catatan Forbes pula, sepanjang Juni 2013 hingga Juni 2014 saja, dia meraih US$11 juta dengan US$9 juta di antaranya berasal dari sponsorship.

Tentu saja, angka itu masih jauh dari Roger Federer yang pada periode sama mengumpulkan US$56,2 juta (US$52 juta dari sponsorship), sebagai pemuncak daftar tersebut. Tapi Federer adalah peraih 17 gelar grand slam, sementara Nishikori baru saja menjalani final pertamanya sekaligus baru mulai menjadi bahan perbincangan di AS dan dunia.

"Dia (Nishikori) dinilai sebagai seorang pemain yang sangat berbakat dan pekerja keras," ujar Courtney Brunious, salah seorang direktur di Southern California Sports Business Institute pula.

"Anda mungkin belum mendengar banyak tentangnya di luar lapangan tenis. Namun dalam konteks perkembangannya sepanjang tahun dan kemampuannya berdiri di sana berhadapan dengan para pemain hebat, dia sudah sangat mengesankan," tambahnya. [Reuters]

Load More