Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri mengatakan pada 2022 Indonesia dicanangkan bebas pekerja anak, dalam upaya menghapus anak-anak bekerja yang belum pada waktunya.
"Melalui program zero pekerja anak ini diharapkan Indonesia akan terbebas dari pekerja anak pada 2022," kata Hanif disela-sela sidak di Kawasan Industri Makassar (KIMA) di Makassar, Senin (29/12/2014).
Dia mengatakan, setelah program itu dicanangkan, maka diharapkan tidak ada lagi pekerja anak yang dipakai oleh perusahaan tertentu.
Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut dia, melalui pencanangan zero pekerja anak yang dimulai di Kota Makassar ini, diharapkan akan diikuti oleh semua daerah di Indonesia, sehingga secara bertahap pekerja anak tidak ada lagi pada 2022.
Karena itu, lanjut dia, pencanangan ini jangan menjadi ajang seremonial saja, tetapi betul-betul dijalankan oleh para pihak dan harus berani menolak sogok.
"Saya ingin pengawas di bawah kementerian yang saya pimpin kuat iman. Tidak mudah di bujuk rayu dengan apapun. Kalau memang salah dan tidak mengikuti aturan ya ditindak," katanya menegaskan.
Mantan Sekjen DPP PKB ini juga meminta program pencanangan Zero pekerja anak ini didukung oleh semua pihak termasuk para gubernur, wali kota dan perusahaan.
Dia mengatakan, tanpa dukungan semua pihak, program semacam ini hanya akan menjadi rezim kertas yang tak akan berpengaruh di lapangan.
Kegiatan pencangan program zero pekerja anak dan sidak di KIMA Makassar tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Arifin Nukman, Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal, para jajaran pejabat eselon satu dan dua Kemenaker serta pimpinan dari perusahaan yang berada di kawasan KIMA Makassar. Termasuk perwakilan dari International Labour Organization (ILO) dan anggota DPR RI.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Mengurai Benang Kusut Gagal Bayar Gaji PPPK: Apakah Dana APBN Bisa Jadi Solusi?
-
MBG Bau Tengik, Plastik Mahal! Jeritan Pedagang Tanah Abang di Tengah Demo BGN
-
Amnesty Bongkar Dugaan Operasi Sistematis Israel Hapus Jejak Palestina di Tepi Barat
-
Cegah Perjudian! Kapolri Aktifkan Satgas Antimafia Bola Jelang Piala Dunia 2026
-
Hapus Jejak Palestina! Amnesty Ungkap Pembersihan Etnis Terstruktur oleh Militer Israel
-
Mahasiswa UI, IPB, hingga Pancasila Bersatu di Depok, Susun Tuntutan untuk Pemerintah
-
Tangkis Isu Anti-Asing, Prabowo: Investor Antre Masuk, Hanya yang 'Liar' Tak Suka Aturan!
-
Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi
-
Lawan Krisis Iklim, Pemuda Lereng Merapi Boyolali Sulap Peternakan Domba Jadi Nol Limbah
-
Bocah 6 Tahun Diduga Dibully hingga Kesetrum Tiang Listrik di Taman Kramat Pulo