Suara.com - AirAsia akan melakukan trip ke lokasi pencarian pesawat AirAsia QZ8501 dengan rute penerbangan Surabaya-Singapura yang hilang kontak sejak Minggu 28 Desember lalu.
Trip ini akan mengajak keluarga penumpang yang menunggu di Posko Crisis Center AirAsia Terminal Juanda, Surabaya, Jawa Timur.
"Kita akan adakan trip ke lokasi pencarian. Ada 180 seat yang disediakan untuk keluarga kalau ada sisanya kita akan mengajak wartawan," kata CEO AirAsia Indonesia Sunu Widyatmoko dalam konfrensi pers di Posko Crisis Center AirAsia Terminal Juanda, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (30/12/2014).
Tujuannya, kata dia, untuk mengetahui, dan merasakan, proses pencarian. Dia berharap, langkah positif ini bisa memberikan ketenangan bagi keluarga yang menunggu kabar baik peristiwa ini.
Trip ini, lanjutnya, akan dilakukan besok pagi dari Surabaya ke Pangkalan Bun dan kembali ke Surabaya lagi. Pesawat yang akan digunakan adalah pesawat berjenis Airbus 320.
Sunu menerangkan, AirAsia akan melakukan kordinasi dengan Basarnas untuk melintasi titik hilang kontaknya pesawat tersebut. Basarnas pun sudah menyetujuinya dan tinggal masalah teknis lagi yang perlu dibicarakan. Sebab, saat ini, di lokasi tersebut tengah disterilkan untuk proses pencarian.
"Kita akan kordinasikan dengan Basarnas untuk teknisnya. Sebab, pada prinsipnya apa yang kita lakukan tidak ingin mengganggu proses pencarian yang sedang terjadi. Karena di sana mungkin banyak aircraft-heli yang sedang melakukan proses pencarian," tuturnya.
Tag
Berita Terkait
-
AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Korban Pertama Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi dari Puncak Gunung
-
Titik Terang di Sulsel: Ini Bagian Pesawat yang Ditemukan Tim SAR Hingga Hari Ini
-
Berukuran Besar, Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya
-
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual
-
WNA Filipina di Palopo Ditahan Imigrasi karena Miliki e-KTP Indonesia