Suara.com - Badan SAR Nasional siap menurunkan tim penyelam untuk mencari penumpang pesawat AirAsia QZ 8501 di selatan perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
"Firasat saya di awal yakin bahwa pasti perlu penyelaman untuk evakuasi sehingga sudah membawa peralatan selam lengkap," kata komandan Basarnas Special Group, Charles Batlajery, Rabu (31/12/2014) dini hari.
Ini untuk menindaklanjuti temuan tim di kapal KRI Bung Tomo 357 berupa serpihan-serpihan pesawat AirAsia di koordinat 03˚ 50 112 LS/110˚ 29 BT.
Tak hanya serpihan pesawat, tim KRI Bung Tomo juga menemukan beberapa jenazah di wilayah tersebut.
"Kalau memang ada pesawat di lokasi itu, apa pun kondisinya kami akan usahakan tetap menyelam," kata Charles.
Charles menambahkan anggotanya merupakan orang yang memang dilatih untuk menyelam hingga kedalaman 35 meter.
Salah satu penyelam terbaik dari BSG, Putra, mengatakan 11 anggota BSG akan bergabung dengan 69 anggota tim Basarnas seluruh Indonesia.
"Kami sudah siap, untuk jelasnya nanti pagi kita akan koordinasi bersama (seluruh Basarnas) sebelum melakukan penyelaman," katanya.
Menurut pengamatan suara.com di kapal KN 224, BSG telah menyiapkan berbagai alat penyelaman, seperti tabung oksigen, Remote Operating Vehicle atau alat deteksi bawah laut dan alat komunikasi bawah laut.
Salah satu anggota BSG, Eko, mengaku sangat siap terjun ke laut setelah mendapat instruksi Basarnas Pusat.
"Kalau komandan menginstruksikan menyelam, kami akan terjun (mencari jenazah QZ 8501)," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Bandara Ahmad Yani Semarang Kembali Buka Rute Internasional
-
Profil Ryan Harris, Keponakan Mantan Bos Air Asia yang Viral Gelar Royal Wedding Rp75 M
-
Ini Sumber Kekayaan Ryan Harris, Pantas Sanggup Undang Brian Eks Westlife dan Artis Mancanegara ke Nikahannya
-
Anak CEO Air Asia Pamer Jam Tangan Mewah Rp6 Miliar, Sebelum Gelar Pernikahan Fantastis Rp75 Miliar
-
Profil Gwen Asley: Anak Pengusaha yang Nikahi Anak CEO Air Asia dengan Biaya Rp 75 miliar
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter
-
Pakar Ungkap Alasan Iran Tak Terkalahkan: AS Ingin 'Total Surrender', Iran Balas dengan 'Total War'!
-
Demi Hemat Anggaran, Nyala Lampu dan AC di Gedung DPR Dibatasi hingga Jam 8 Malam
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini