News / Nasional
Kamis, 26 Maret 2026 | 20:28 WIB
Gedung DPR RI (mpr.go.id)
Baca 10 detik
  • DPR menyesuaikan anggaran dan pola kerja seiring rencana pemerintah untuk melaksanakan program penghematan anggaran secara menyeluruh.
  • Langkah penghematan mencakup pemangkasan perjalanan dinas ASN, pembatasan pemakaian listrik setelah pukul 20.00, dan efisiensi BBM.
  • Sekjen DPR Indra Iskandar menyatakan kegiatan DPR secara keseluruhan di Senayan akan mulai berjalan penuh pada Senin pekan depan.

Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) turut melakukan penyesuaian anggaran hingga pola kerja, seiring rencana pemerintah melakukan penghematan anggaran.

Sekretaris Jenderal DPR, Indra Iskandar, mengatakan pihaknya sudah melakukan pembahasan sejumlah aspek terkait penghematan dan pola kerja yang akan diterapkan di lingkup Gedung DPR di Senayan. Pembahasan tersebut dilakukan pada pekan kemarin.

Salah satu contoh langkah penghematan anggaran yang telah dilakukan DPR adalah memangkas perjalanan dinas dari unsur ASN. Anggaran hasil penghematan diperuntukkan untuk pos lain yang bersifat lebih urgen.

Bukan hanya mengurangi jumlah perjalanan dinas, DPR berencana membatasi penggunaan listrik, baik untuk lampu maupun pendingin ruangan atau AC.

"Kemudian juga berkaitan dengan pengelolaan lingkungan, kami sedang menyiapkan exercise. Nanti setiap hari, jika tidak ada acara persidangan, maksimum pukul 20.00 seluruh lampu akan dimatikan, malam hari ya. Maksimum pukul 20.00 akan dimatikan," kata Indra kepada wartawan, Kamis (26/3/2026).

"Karena memang belum semua gedung menggunakan building automatic system, jadi semuanya masih dilakukan secara manual. Nah, ruang-ruang rapat yang tidak digunakan, listrik, AC, lampu juga akan kita matikan," sambungnya.

Langkah penghematan serupa bakal menyasar penggunaan kendaraan bermotor dalam rangka efisiensi BBM. Meski sudah ada arah penerapan kebijakan hemat BBM, Indra belum membeberkan lebih jauh.

"Penggunaan kendaraan juga begitu. Ke depan ini masih dilakukan exercise, belum bisa saya sampaikan. Sedang kita lakukan untuk pengurangan BBM pada kegiatan-kegiatan. Jadi kita belum menghitung secara kuantitatif, tapi langkah ke sana sudah kita persiapkan dari minggu-minggu sebelum Lebaran," kata Indra.

Sementara itu, mengenai aktivitas di kompleks DPR, Indra memastikan kegiatan secara menyeluruh akan kembali berjalan pada pekan depan.

Baca Juga: Usut Pelecehan Seksual Juri Tahfidz TV Syekh AM, Komisi III DPR Bakal Panggil Korban ke Parlemen

Kendati demikian, ia menegaskan saat ini DPR masih memasuki masa sidang, sehingga ada sejumlah kegiatan legislatif yang dilakukan usai Lebaran.

"Sebenarnya sih ini masa sidang ya, jadi memang sebagian ada yang di dapil dan lain sebagainya. Dan kegiatan secara keseluruhan itu akan dimulai pada Senin besok ya."

Indra menegaskan, meski kegiatan secara keseluruhan di lingkup Gedung DPR berlangsung Senin pekan depan, bukan berarti saat ini DPR libur.

"Jadi sebenarnya sih nggak ada waktu dalam konteks libur, tapi ada kunjungan-kunjungan spesifik ke daerah, komisi-komisi begitu ya," kata Indra.

Load More