Suara.com - Di tengah acara perayaan pergantian tahun 2014-2015 di Pantai Karnaval, pencopet beraksi mengincar warga.
Tapi sial nasib salah satu pencopet bernama Dulhadi (30), warga Dusun Kupo, Karawang, Jawa Barat. Belum sempat menikmati hasil kejahatan, ia ditangkap korbannya sendiri dan petugas polisi.
Saat itu, Dulhadi baru mengambil handphone Blackberry milik Andiatrifani (18), warga Indramayu. Aksi itu ketahuan Andi, teman korban.
"Temen saya langsung lapor polisi, saya dan temen ngintilin copetnya," ujar Andi di Pospam Karnaval Ancol, Jakarta Utara.
Sambil mengikuti copet, Andi terus berkomunikasi dengan Andiatrifani yang sudah bersama polisi. Sampai di salah satu lokasi, akhirnya pelaku berhasil dibekuk dengan mudah.
Kepala Sub Pos Pengamanan Pantai Karnaval Ancol Jakarta Utara, Komisaris Polisi Pujo Sukamanto, mengatakan sejak tadi sudah banyak menerima laporan kehilangan dompet atau handphone.
"Kebanyakan yang diambil dompet dan HP," ujarnya.
Pujo menjelaskan modus pelaku ialah dengan menyilet tas ataupun kantong celana korban. Setelah itu, barang berharga pun diambil.
"Sejauh ini sudah mengamankan enam buah HP dan dan dua dompet serta uang sebesar Rp301 ribu," katanya.
Pujo pun mengimbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati.
"Mengimbau untuk berhati-hati terhadap pelaku copet, kita sudah koordinasi dengan panitia, dan semoga tidak terjadi tawuran penonton, silakan berjoget asal tidak ribut," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Heboh Jalan Anjlok di Sudirman, Bina Marga: Bekas Proyek Pipa Limbah
-
Miskinkan Bandar Ko Erwin, Bareskrim Bidik Pasal TPPU dan Sita Aset Rumah hingga Ruko!
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Seskab Teddy Beberkan Hasil Pertemuan Empat Mata Prabowo-Kapolri, Ini Isinya
-
Studi: Konflik Nuklir Regional Bisa Picu Krisis Iklim Global Bertahun-tahun, Kenapa?
-
Mengapa Parpol Melawan Usul KPK Soal Pembatasan Masa Jabatan Ketua Umum?
-
Kebakaran Sampah 2 Hari di Kelapa Gading, DLH DKI Ungkap Dugaan Pemicunya
-
Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional hingga Hilirisasi di 13 Lokasi
-
Purbaya Buka Suara Soal Pajaki Selat Malaka: Tak Ada Rencana Kutip Tarif
-
Hadapi El Nino 2026, Pemerintah Ungkap Strategi Cegah Karhutla