Suara.com - Malam pergantian tahun baru di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, berbeda dengan di tempat lain. Suasana riuh malam, tidak terasa di wilayah ini karena dirundung duka.
Malam pergantian tahun pun hanya digelar amat sederhana, namun khidmat. Diisi doa bersama, plus belasungkawa untuk menghormati jenazah penumpang Pesawat AirAsia QZ8501.
Kegiatan doa bersama ini merupakan inisiasi dari Bupati Kotawaringin Barat Ujang Iskandar. Doa dimulai sejak pukul 21.00 WIB di area Patung Pancasila.
Sedianya, di tempat ini akan diadakan pesta kembang api dan hiburan musik. Namun, hal itu urung dilakukan dan digantikan acara doa bersama yang dipimpin sejumlah pemuka agama.
Pantauan di lokasi, hamparan karpet untuk alas duduk warga disediakan untuk memfasilitasi doa bersama ini. Sebuah layar besar juga dipasang di dekat panggung untuk menayangkan informasi terbaru atas peristiwa hilang kontaknya pesawat tersebut.
Salah seorang warga, Baser, mengatakan, biasanya prosesi tahun baru sudah diagendakan di tempat ini dan di Pantai Kubu. Namun, perintah Bupati untuk menghormati duka nasional ini, membuat perayaan itu urung dilakukan.
"Perintah Bupati seperti itu, untuk menghormati dan berduka. Kalau tiap tahunnya memang tempat ini jadi titik perayaan tahun baru," ujarnya.
Namun, setelah doa bersama selesai, perayaan kembang api khas tahun baru yaitu petasan, tetap ada. Kembang api itu terpancar setelah jam menunjukan 00.00 WIB.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi