News / Nasional
Kamis, 01 Januari 2015 | 12:20 WIB
Serpihan AirAsia QZ8501 [Antara]

Suara.com - Pemerintah Jepang siap memberikan bantuan dalam proses pencarian dan pengevakuasian pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang kontak pada Minggu pagi (28/12/2014).

Kol. Yoshiura, Joint Staff Office Japanese Army mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan dua kapal destroyer dan juga tiga helikopter yang siap diterjunkan hari ini.

"Dua kapal destroyer dan tiga helikopter untuk misi pencarian," kata Yoshiura di Gedung Basarnas Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis(1/1/2015). 

Namun, dia menjelaskan bahwa keberadaan kapal dan helikopter tersebut masih berada di Port K Lang Malaysia dan baru besok bisa sampai di lokasi.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dari kapal dan helikopter tersebut terdapat 397 orang di dalamnya untuk berpartisipasi dalam proses pencarian dan pengevakuasian tersebut.

Dia pun menyatakan kesediannya bahwa siap untuk mengangkut jenazah yang ditemukan untuk diantar ke Pangkalan Bun.

Dengan demikian tidak lagi melalui Teluk Kumai dan dilanjutkan dengan perjalanan darat menuju ke Pangkalan Bun.

"Sekarang masih berada di Malaysia, krunya ada 397 orang. Kalau kapal dari negara lain terlibat dalam pencarian jenazah, maka jenazah yang ditemukan tersebut akan dibawa tim kami akan membawa ke pangkalan," jelasnya.

Sedangkan terkait kru yang diturunkan dalam operasi pencarian besok tersebut, dia mengatakan bahwa mereka adalah orang yang tergabung dalam misi counter piracy di Somalia, yang saat ini sudah kembali. Namun, karena terjadi peristiwa kehilangan pesawat beberapa hari lalu tersebut, pihaknya pun langsung ingin berpartisipasi di dalamnya.

"Mereka terjun dalam misi counter piracy di Somalia. Mereka sedang kembali ke Jepang dan peristiwa ini terjadi dan mereka dibebastugaskan dari misi tersebut," tutup Yoshiura.

Load More