Suara.com - Tim SAR gabungan berhasil menemukan tiga jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501 di hari keduabelas, Kamis (8/1/2015).
Dua dari tiga jenazah tersebut saat ini masih berada di atas kapal KN Pacitan milik Badan SAR Nasional dan Kapal Malaysia KD Kasturi. Sedangkan satu jenazah lagi sudah diterbangkan ke Surabaya.
"Hari ini kita berhasil menemukan tiga jenazah, masih ada dua jenazah yang ada di kapal Kasturi dan KN Pacitan," kata Direktur Operasional Basarnas Marsma Supriyadi di Lanud Iskandar Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Selasa (8/1/2014).
Supriyadi mengatakan pengambilan kedua jenazah akan dilakukan pada Jumat (9/1/2015) pagi.
Dia menjelaskan kedua jenazah tidak bisa langsung dievakuasi hari ini karena cuaca yang tidak mendukung penerbangan helikopter ke tengah laut.
"Sedang kita upayakan untuk dievakuasi ke Pangkalan Bun, mudah-mudahan besok pagi bisa dilakukan," katanya.
Dengan penemuan tersebut, maka total yang sudah ditemukan oleh tim SAR gabungan hingga hari keduabelas sebanyak 43 jenazah.
Dari jumlah tersebut, 41 jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, untuk diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon
-
Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas
-
Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!
-
Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik
-
Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi
-
Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo
-
Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal
-
Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba
-
Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri