Suara.com - Hingga hari ketigabelas pencarian korban AirAsia QZ8501, Tim Disaster Victim Identification Polda Jawa Timur telah berhasil mengidentifikasi sebanyak 27 jenazah. Untuk hari ini, DVI mengidentifikasi dua jenazah.
Ketua tim DVI Polda Jawa Timur Komisaris Besar Budiyono mengatakan dua jenazah yang berhasil diidentifikasi hari ini berjenis kelamin lelaki. Keduanya bernama Martinus Djomi (27) asal Surabaya dan Marwin Sholeh (50) asal Tulungagung. Peti jenazah Martinus diberi nomor B009 dan Marwin nomor B020.
“Keduanya berhasil dicocokkan DNA-nya dengan pihak keluarga. Selain itu, juga didukung oleh properti yang digunakan,” kata Budiyono, Jumat (9/1/2015).
Dengan teridentifikasi 27 jenazah, saat ini tinggal 14 jenazah yang belum dikenali. Dari 14 jenazah itu, dua di antaranya baru tiba dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Kamis (8/1/2015) malam. Jenazah itu selesai dilakukan proses post mortem, dan selanjutnya masuk ke proses rekonsiliasi.
“14 jenazah ini masih menjadi pekerjaan rumah. Semoga semuanya bisa berjalan dengan baik,” kata Budiyono.
Kondisi jenazah korban yang sudah mulai rusak dinilai sebagai salah satu penghambat proses identifikasi yang dilakukan tim DVI Polda Jawa Timur.
Koordinator Posko Ante Mortem, AKBP Cristine, mengatakan selain karena jenazah mulai rusak, persoalan lainnya adalah sulitnya mencari data antemortem.
Cristine menambahkan data DNA yang ada saat ini, beberapa di antaranya berasal dari kerabat jauh dan bukan langsung dari garis keturunan, seperti anak atau orang tua. Meski demikian, Cristine akan terus berusaha untuk melakukan update data dengan cara mencari data dari keluarga korban terdekat.
“Kami akan memanggil keluarga korban yang paling dekat untuk bisa mengambil sampel DNA, update data akan terus kami lakukan,” kata Cristine.
Sekedar informasi, hingga saat ini sudah 27 jenazah yang berhasil diidentifikasi. Sedangkan, 14 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi dan proses rekonsiliasi. (Yovie Wicaksono)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim