Suara.com - Kepolisian Sektor Bogor Tengah Kota Bogor, Jawa Barat, mencatat jumlah korban luka akibat pohon tumbang di Kebun Raya Bogor sebanyak 21 orang dan empat orang lainnya meninggal dunia.
Kepala Polisi Sektor Bogor Tengah Kompol Viktor mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di dalam Kebun Raya Bogor, Minggu (11/1/2014).
"Pohon tumbang tempat kejadian perkara Kebun Raya Bogor, korban ada 25 orang terdiri dari 21 orang luka-luka dan empat orang meninggal dunia," kata Kompol Viktor.
Ia mengatakan, seluruh korban telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit PMI Bogor untuk menjalani perawatan medis, korban luka-luka dilarikan ke ruang UGD sedangkan yang meninggal langsung dibawa ke ruang forensik rumah sakit tersebut.
Korban meninggal dunia terdiri dari tiga orang dewasa dan satu orang anak kecil. Satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian sedangkan tiga lainnya meninggal di rumah sakit.
"Rata-rata korban mengalami luka pada bagian kepala, satu korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian mengalami kepala pecah," katanya.
Ia mengatakan, keseluruhan korban adalah karyawan PT ASALTA Mandiri Agung, Nanggewer Kabupaten Bogor yang sedang melakukan kumpul keluarga dalam acara perusahaan di Kebun Raya Bogor. Mereka tertimpa pohon yang patah diduga karena lapuk, ukuran pohon dengan panjang kurang lebih delapan meter dan dia meter 1,5 meter.
"Saat kejadian para korban sedang duduk di dalam tenda yang ada di lokasi kejadian," katanya.
Kompol Viktor mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara, peristiwa murni karena musibah bencana alam, tidak ada unsur kelalaian manusia. Karena pohon diduga sudah lapuk dan tua, sehingga patah dan menimpa orang di sekitarnya.
Ia mengatakan, saat ini situasi di lokasi sudah ditangani, untuk mengantisipasi peristiwa yang sama polisi memasang garis polisi dengan radius hingga 500 meter dari lokasi kejadian.
"Kebun Raya Bogor masih beraktivitas seperti biasa, tidak ada penutupan. Karena ini wajar, Bogor banyak terdapat pohon-pohon besar dan tinggi, yang perlu ditingkatkan kewaspadaan, saat cuaca tidak menentu jangan berada di lokasi yang membahayakan, seperti di bawah pohon," katanya.
Adapun data korban meninggal dunia Sarijo (40) warga Cijujung Sukaraja RT4/RW4, Surjana (43) alamat Jalan Pembangunan RT 2/RW5 Kedung Halang, Supriyono (32) alamat Nanggewer RT 02/RW 04 Kandang Roda Cibinong dan Saepulloh (43) warga Babakan Tarikolot RT 2/RW 5 Nanggewer Kabupaten Bogor. (Antara)
Berita Terkait
-
Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026
-
Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir
-
Kulit Si Kecil Sensitif? Ini 5 Sunscreen Aman untuk Anak Tersedia di Alfamart dan Indomaret
-
Sah! Dokumen Digital Kini Makin Sakti, Ini Cara Pakai E-Meterai Agar Lolos Rekrutmen Kerja
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya
-
Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026
-
Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir
-
Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras
-
BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal
-
Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
-
Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai
-
May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi