Suara.com - Sebuah truk pengangkut pasir bernomor polisi DS 9675, terjun ke jurang sedalam lebih dari 6 meter, Minggu (11/1/2015), di Jembatan Kali Campwalker, Waena, Kota Jayapura, Papua. Akibat insiden ini, sembilan orang meninggal dunia, sementara lebih dari 20 orang lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi dari Polres Jayapura Kota, korban meninggal masing-masing atas nama Otis Takage (20), Selly Mote (10), Marsa Mote (20), John Fery Takege (15), Noviana Takege (15), Jumaiko Badi (12), Salomo Gobay (4), Greace Keya (14), serta Theresia Kotouki (9). Mereka semua diketahui merupakan warga Jalan Pipa, Argapura, Kota Jayapura. Kesembilan korban diketahui meninggal karena terkena benturan keras saat truk terjun ke jurang.
"Sopir truk, M Naim Sokku (56) dan 21 penumpang hanya luka-luka. Sedangkan sembilan penumpang yang duduk di belakang truk meninggal dunia di lokasi kejadian," ungkap Kapolres Jayapura Kota, AKBP Alfred Papare, di lokasi kejadian, Minggu (11/1).
Alfred mengatakan bahwa selain kesembilan korban yang meninggal di lokasi kejadian, 21 orang lainnya yang mengalami luka berat dan ringan langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit. Di antaranya adalah ke Rumah Sakit Dian Harapan, Rumah Sakit Umum Daerah Abepura, serta ke Rumah Sakit Polri Bhayangkara. Setelah mengevakuasi para korban, polisi pun langsung mengangkat truk berwarna kuning itu dan membawanya ke Mapolsek Abepura.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Polsek Abepura pula, kronologi kejadian itu bermula saat truk yang membawa sekitar 30 penumpang tersebut melaju turun dari arah jalan alternatif, menuju jembatan Kali Campwalker, sekitar pukul 13.00 WIT. Namun, karena sopir tidak bisa mengendalikan kendaraan yang diduga mengalami rem blong, akibatnya truk nahas tersebut harus terjun jurang dengan kedalaman sekitar 6 meter. [Lidya Salmah]
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
Terkini
-
KPAI Minta Sekolah Tidak Langsung Beri Pelajaran Berat Usai Libur Lebaran
-
Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo
-
Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan
-
Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak
-
Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran
-
Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM
-
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?