Suara.com - Majalah Charlie Hebdo tetap nekat akan menerbitkan karikatur Nabi Muhammad dalam edisi terbarunya Rabu (14/1/2015) besok.
Penerbitan dilakukan usai rapat antara para petinggi dan staf Charlie Hebdo yang selamat dari serangan teroris.
Hal itu diungkapkan pengacara Charlie Hebdo, Richard Malka, saat diwawancarai radio Prancis, pada Senin (12/1/2015) waktu setempat.
"Penerbitan itu adalah sikap bahwa Charlie Hebdo tidak akan menyerah kepada teroris yang ingin membungkam mereka," kata Malka.
"Terbitan majalah pada Rabu akan diterjemahkan ke dalam 16 bahasa. Kami akan mencetak sebanyak satu juta kopi. Jadi pembaca di hampir seluruh dunia bisa membaca terbitan terbaru kami," lanjutnya.
Seperti diketahui, pada pekan lalu, Charlie Hebdo diserang oleh teroris. Sebanyak 12 orang tewas dalam aksi berdarah tersebut.
Teroris mengklaim bahwa penyerangan tersebut adalah bentuk kemarahan terhadap Charlie Hebdo yang terus membuat karikatur terhadap Nabi Muhammad. (Huffington Post)
Tag
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028