Suara.com - Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Budi Gunawan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan transaksi mencurigakan dan rekening gendut. Meski begitu, Budi sendiri mengaku tetap akan maju sebagai calon Kapolri, walau itu menurutnya akan tergantung pada keputusan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Semua dirancang Presiden, termasuk DPR. Kalau DPR minta melanjutkan, akan kita lanjurkan," ujar Budi, saat berbicara di kediamannya, Jalan Duren Tiga Barat VI No.21, Jakarta Selatan, Selasa (13/1/2015).
Yang jelas, calon tunggal Kapolri itu mengaku belum berani menduga apakah Presiden Jokowi nanti akan mencabut namanya. "Kami belum bisa menduga itu. Kita lihat ke depan," kata Budi lagi.
Seperti diberitakan sebelumnya, Budi Gunawan telah ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka, lantaran diduga menerima hadiah atau janji pada saat menjabat sebagai Kepala Biro Bimbingan Karier SSDM Mabes Polri pada tahun 2004-2006.
Dalam pengumumannya hari ini, KPK menyebut Komjen Budi Gunawan disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b, Pasal 5 ayat 2, Pasal 12 atau 12 B UU Nomor 31 Tahun 1999 juncto UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 5 ayat 1 ke-1 KUHPidana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
Terkini
-
Kasus Chromebook: Eks Dirjen PAUD Sebut Integritas Nadiem Sebagai Menteri Sangat Kuat
-
SKKL Rising 8 Mulai Digelar, Perkuat Jalur Digital IndonesiaSingapura Kapasitas 400 Tbps
-
Mendagri Dorong Percepatan Realisasi Pengembalian TKD bagi Pemda di 3 Provinsi Terdampak Bencana
-
Minta RUU Pidana Mati Segera Dibahas DPR, Wamenkum Usul Metode Suntik dan Kursi Listrik
-
Pegawai SPPG Mau Dijadikan ASN, Alvin Lie Punya Kekhawatiran seperti Ini
-
Gubernur Pramono: Investasi Jakarta Tembus Rp270 Triliun, Ratusan Ribu Pekerja Terserap
-
Duit Pemerasan Bupati Pati Disetor Pakai Karung, Isinya Sampai Recehan Rp10 Ribu
-
Insiden Udara di Bali, Kronologi Helikopter Raffi Ahmad Alami Gangguan Akibat Kabut Tebal
-
Anies Didorong Partai Gerakan Rakyat Maju Pilpres 2029, NasDem: Kita Belum Pikirin!
-
Dasco Luruskan Isu Pencalonan Thomas Djiwandono: Diusulkan BI, Sudah Mundur dari Gerindra