Suara.com - Setelah rombongan Komisi III DPR RI mendatangi kediaman Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Budi Gunawan untuk membicarakan fit and proper test calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) itu, tak lama kemudian Budi sendiri pun tampak meninggalkan kediamannya.
Budi keluar dari kediamannya di daerah Duren Tiga, Jakarta Selatan, itu sekitar pukul 19.00 WIB, dengan menggunakan sedan Camry warna hitam bernomor polisi B 1129 SHO. Di dalam mobil, dia tampak sibuk berbincang dengan seseorang lewat ponselnya.
Sebelum Budi keluar, salah seorang ajudannya hanya sempat berkata singkat bahwa atasannya akan pergi dari tempat itu.
"Permisi, bapak mau keluar dulu. Mau istirahat," ucap salah seorang ajudan Budi, di kediamannya di Jalan Duren Tiga Barat VI No.21, Jakarta Selatan, Selasa (13/1/2015).
Di mobilnya, Budi tampak disopiri oleh seorang polisi, dengan seorang polisi lagi tampak duduk di sebelah pengemudi. Budi sendiri duduk di kursi belakang sebelah kiri. Beberapa saat sebelum Budi keluar, aparat kepolisian pun bersiaga di sisi kanan dan kiri mobil yang ditumpanginya, sampai keluar gerbang.
Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan wartawan, Budi diduga pergi ke rumah dinas Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian yang ditempatinya, yang terletak di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sebelumnya, sesaat jelang meninggalkan kediaman, Budi sempat memberikan beberapa pernyataan terkait penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan transaksi mencurigakan dan rekening gendut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
Terkini
-
Kasus Chromebook: Eks Dirjen PAUD Sebut Integritas Nadiem Sebagai Menteri Sangat Kuat
-
SKKL Rising 8 Mulai Digelar, Perkuat Jalur Digital IndonesiaSingapura Kapasitas 400 Tbps
-
Mendagri Dorong Percepatan Realisasi Pengembalian TKD bagi Pemda di 3 Provinsi Terdampak Bencana
-
Minta RUU Pidana Mati Segera Dibahas DPR, Wamenkum Usul Metode Suntik dan Kursi Listrik
-
Pegawai SPPG Mau Dijadikan ASN, Alvin Lie Punya Kekhawatiran seperti Ini
-
Gubernur Pramono: Investasi Jakarta Tembus Rp270 Triliun, Ratusan Ribu Pekerja Terserap
-
Duit Pemerasan Bupati Pati Disetor Pakai Karung, Isinya Sampai Recehan Rp10 Ribu
-
Insiden Udara di Bali, Kronologi Helikopter Raffi Ahmad Alami Gangguan Akibat Kabut Tebal
-
Anies Didorong Partai Gerakan Rakyat Maju Pilpres 2029, NasDem: Kita Belum Pikirin!
-
Dasco Luruskan Isu Pencalonan Thomas Djiwandono: Diusulkan BI, Sudah Mundur dari Gerindra