Suara.com - Cherif dan Said Kouachi, dua bersaudara yang diyakini bertanggung jawab atas aksi pembantaian 12 orang di kantor tabloid satir asal Paris, Prancis, Charlie Hebdo, dimakamkan di tempat rahasia pada hari Jumat dan Sabtu. Keduanya dimakamkan di tempat terpisah dengan penjagaan ketat.
Cherif dimakamkan pada hari Sabtu (17/1/2015) malam di kampung halamannya di Gennevilliers, sebuah daerah di pinggiran Kota Paris. Sementara itu, jenazah saudaranya, Said, dimakamkan di Reims, sebuah kota di Prancis bagian timur.
Makam dua bersaudara tersebut sengaja tidak ditandai dan diberi nisan. Lansiran Metro, hal itu dilakukan agar makam keduanya tidak dijadikan tempat ziarah para kaum ekstrimis.
Kepada AFP, seorang pejabat dari kantor Wali Kota Gennevilliers menyatakan bahwa tidak ada seorangpun kerabat yang menghadiri pemakaman Cherif Kouachi. Di lain pihak, Wali Kota Reims, kota yang jadi lokasi pemakaman Said Kouachi mengatakan, secara pribadi ia sebenarnya menolak pemakaman Said di kotanya. Namun, ia terpaksa mengizinkan hal itu lantaran harus mematuhi pemerintah.
Janda Said Kouachi juga tidak menghadiri pemakaman suaminya. Alasannya, ia tidak ingin dikuntit para jurnalis.
Sementara itu, hingga kini, belum ada kabar soal rencana pemakaman Amedy Coulibaly, lelaki yang membunuh empat pengunjung swalayan Hyper Cacher, supermarket Yahudi di Paris pada 9 Januari lalu. (Metro)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta